TERAS7.COM – Memasuki hari kedua Bulan Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok seperti bawang merah, bawang putih, gula, dan sebagaianya di Pasar Bauntung Kota Banjarbaru mengalami kenaikan.
H. Anang (74) salah salah seorang penjual mengatakan, harga bawang putih serta bawang merah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
“Untuk bawang putih yang semulanya berada pada kisaran 15 ribu kini harganya menjadi 60 ribu dan bawang merah yang sebelumnya berkisar pada harga 17 ribu hingga 20 ribu kini naik menjadi 40 ribu, begitu juga dengan gula pasir yang sebelumnya harga 12 ribu naik menjadi 14 ribu,” kata H. Anang kepada Teras7.com, Selasa (7/5).
Sedangkan untuk harga kebutuhan pokok seperti cabai merah kering, telor ayam dan juga daging ayam masih dalam keadaan stabil. Untuk telor ayam perkilonya berada pada harga 24 ribu dan telor itik 2.500 perbiji.
Begitu juga dengan yang diungkapkan Zaini (35), kenaikan juga terjadi pada cabai rawit, cabai tiung, cabai hijau dan cabai keriting. “ Untuk cabai rawit sekarang berada pada harga 70 ribu yang sebelumnya pada harga 35 ribu perkilo, cabai tiung yang sebelumnya 35 ribu kini berada pada harga 50 ribu,” tambah Zaini.
Zaini menambahkan bahwa harga cabai keriting yang sebelumnya 30 ribu menjadi 45 ribu dan cabai hijau dari harga 20 ribu menjadi 35 ribu. Ia mengaku, harga kebutuhan pokok tersebut naik lantaran stoknya kosong (menipis).

Selain itu, harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras dan daging ayam juga mengalami kenaikan tetapi tidak terlalu signifikan, yakni berkisar antara 2 ribu hingga 5 ribu.
Sementara itu, Nina, salah seorang pembeli asal Banjarbaru menilai kenaikan sejumlah kebutuhan pokok tersebut cukup berat bagi kebutuhan rumah tangga. Ia berharap pemerintah turun tangan untuk menstabilkan kembali harga kebutuhan pokok tersebut.
“Sebenarnya kalau harga kebutuhan naik tidak menjadi masalah, karena kita tetap membeli juga. Tetapi naiknya jangan terlalu tinggi,” harapnya.
Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Anshori ketika dikonfirmasi tentang kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok tersebut menyampaikan, sebelum Bulan Ramadhan Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru sudah berkoordiansi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan tentang tentang persiapan, antisipasi tentang kenaikan harga.
Ia menilai hal tersebut sudah biasa, pada Bulan Ramadhan pasti mengalami kenaikan, terlebih di awal-awal Bulan Ramadhan karena permintaan cukup tinggi.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Anshori. Foto: Salim
Untuk harga bawang, ia mengakui adanya kenaikan harga karena stoknya menipis. Berdasarkan info Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, kata Anshori, mungkin pada bulan Juni akan panen lagi. “Mudah-mudahan dengan panen tersebut harga bawang kembali normal. Bawang-bawang ini dari Bima,” ujar Anshori.
Untuk mengantisipasi harga bawang agar kembali normal, dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan. “ Karena scop nya di Kalsel, bukan hanya di Banjarbaru, Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel pasti melalukan tindakan-tindakan, bukan hanya melihat begitu saja,” terangnya.