TERAS7.COM – Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru. Di mana dalam kunjungan ini Walikota Banjarbaru, H. Nadjmi Adhani menerimanya langsung di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (21/8).
H. Nadjmi Adhani menyambut antusias kehadiran rombongan KEIN Indonesia ke Kota Banjarbaru. Karena menurutnya, ini adalah peluang yang dapat diupayakan untuk meningkatkan income masyarakat di Kota Banjarbaru. Dan peluang sekecil apapun harus diambil.
Kunjungan KEIN pada kali ini merupakan kunjungan yang ketiga, di mana pada kunjungan pertama adalah berdiskusi, kedua penandatanganan, dan yang ketiga adalah kunjungan sekaligus meninjau pabrik VCO yang ada di Banjarbaru.
Kata Nadjmi, pabrik VCO ini dibangun atas dukungan dari KEIN yang bekerja sama dengan Malaysia, serta koperasi-koperasi yang ada di Banjarbaru.
Selain itu, Nadjmi menambahkan, bahwa orang-orang yang berada dalam kepengurusan KEIN ini merupakan orang-orang yang berkompeten di bidangnya dan mempunyai banyak jaringan.
Dengan kehadiran KEIN di Kota Banjarbaru, Nadjmi mengharapkan Pemerintah Kota Banjarbaru maupun para pelaku industri dan ekonomi kreatif di Banjarbaru dapat menangkap peluang tersebut.
“Peluang itu bisa kita tangkap untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Banjarbaru agar bisa lebih bagus lagi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Makro Ekonomi Perdagangan dan Investasi KEIN, Hendri Saparini mengharapkan kegiatan ekonomi ini akan terus berlanjut ke depannya, bukan hanya kegiatan-kegiatan ekonomi yang sifatnya jangka pendek.
Hendri menyebutkan ada 4 sektor seperti pertanian, maritim, pariwisata, dan industri kreatif diharapkan dapat menjadi penggerak dalam jangka pendek untuk mendorong peningkatan pendapatan (income) pada masyarakat.
Menurutnya, Kota Banjarbaru bukan hanya berada pada tahap awal untuk mendorong ke situ (4 sektor), tapi Banjarbaru akan bisa dinaikkan menjadi penggerak bagi sekelilingnya, bukan sebagai follower. Banjarbaru, katanya, memiliki banyak potensi yang luar biasa dan hal-hal yang dapat dikembangkan.
“Apalagi SDM-nya sudah sangat cukup dengan infrastruktur lain, seperti digital dan sebagainya, ini membuat Kota Banjarbaru akan menjadi sebagai acuan,” pungkasnya.