Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Stunting, Belenggu Baru Masa Depan Generasi Bangsa
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Stunting, Belenggu Baru Masa Depan Generasi Bangsa

Rasyidi
Rasyidi 5 November 2022, 22.10
Share
Gambar1
Dinas Kesehatan Kabupaten HSS menggelar Konvergensi Pencegahan Stunting (KP2S) 15/07/22 (foto Diskominfo HSS)
SHARE

Kandangan (HSS) – 5 Nopember 2022.

Stunting masih menjadi masalah serius Indonesia. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dirilis Kementerian Kesehatan tahun  2021 stunting Nasional sebesar 24,4% jumlah balita. Sementara dari data yang sama balita stunting di Kalsel masih melebihi angka nasional, yaitu sebesar 30%. Padahal, melalui metode Asuhan Gizi dan E-PPGBM (Elektronik-Pencacatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Tahun 2022 yang dilakukan secara langsung turun ke lapangan, angka stunting di kalsel sudah mencapai 10.5%, dengan survei data dari januari hingga sekarang sudah mencapai 80%.

Stunting sendiri adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Pada sisi lain Stunting berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas.

Melihat tingginya angka stunting tersebut tentu harus dibaca dengan serius oleh Pemerintah. Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Provinsi Kalimantan Selatan angkanya lumayan masih tinggi 29% atau hanya satu persen dibawah angka Provinsi. Dalam kaitan tersebut Dinas Kesehatan Hulu Sungai Selatan kembali melaksanakan Konvergensi Pencegahan Stunting (KP2S). Kegiatan ini melibatkan smeua kader TP PKK Desa dan Kecamatan bersama Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Baca juga :

PT AGM Bantah Tegas Tudingan Oknum Warga Sebut Lahan Belum Ganti Rugi: “Sudah Ada Kesepakatan”

Suport Untuk BumDes, PT AGM Salurkan Bantuan dan Fasilitas PDAM Untuk Warga Kaliring HSS

Layanan MBG 3B Masih Terbatas, Berpotensi Hambat Penurunan Stunting di Kalsel

KP2S ini adalah sebagai penguatan lintas sektor terkait, penguatan antar TP. PKK Kecamatan, TP. PKK desa, kader pembangunan manusia di desa dan tim pendamping keluarga untuk penurunan pencegahan stunting di Kab. HSS.

“Kami berharap dengan adanya acara ini paling tidak dari kader TP. PKK dari KPM dan dari tim pendamping itu sudah tau apa maksud dan tujuan kegiatan ini dan kami berharap kedepan angka stunting di Kab. HSS menurun dengan drastis karena dengan survey status gizi Indonesia (SSGI) di Kab. HSS angkanya lumayan masih tinggi 29%, dan kita berharap dengan komitmen nasional turun jadi 14%,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kab. HSS dr. Siti Zainab.

Menurut dr Siti Zainab penanganan stunting ini juga harus dilakukan dangan basis data yang akurat sehingga program bisa tepat sasaran. Dengan demikian maka bantuan yang diberikan dalam upaya pemulihan gizi balita pada anak bisa efektif.

“By name by address ya, dari sana kita lihat apa sih yang kurang, mungkin suatu desa di interpensi dari sanitasinya, dari air minumnya, tapi mungkin desa lainnya, dari gizinya, jadi tiap orang mungkin berbeda-beda, ada 20 indikator yang harus diinterpensi,” tutupnya

Sementara Bupati Hulu Sungai Selatan Drs. H. Achmad Fikry, M. AP mengungkapkan akan terus mengawal program stunting di Kab. HSS. Karena menurutnya stunting adalah masalah serius yang akan menentukan masa depan generasi akan datang. Untuk itu stunting harus dilawan agar jangan sampai membelenggu masa depan Bangsa dengan beban berat yang harus diterima generasi baru Indonesia.

“Ini kegiatan dinas kesehatan ya, keliling semua puskesmas seluruh kecamatan di Kab. HSS, untuk penguatan kader-kader kita, jadi saya menyerahkan paket untuk ibu hamil, dan anak-anak balita, yang statusnya stunting, kita berharap dengan kegiatan seperti ini menyadarkan warga kita pentingnya proses mengandung dan setelah melahirkan apalagi dibawah standar semua, sering saya katakan perilaku sebenarnya, perilaku hidup sehat agar stunting tidak jadi belenggu bagi generasi baru Indonesia,” ucap Bupati

Gambar2
Bupati Kabupaten HSS Drs. H. Achmad Fikry, M. AP menyerahkan Paket tambahan gizi bagi balita 15/07/22.(foto Diskominfo HSS)

Lebih lanjut Bupati juga berharap dengan adanya kegiatan tersebut bisa menjadi langkah nyata untuk menekan pertumbuhan stunting di Kab. HSS.

“Karena sebenarnya pengawalan itu sejak calon pengantin , makanya ini perlu pendekatan TP. PKK, Kader-kader kita, butuh waktu memang untuk menyadarkan, tapi ini harus dimulai dari sekarang , mudah-mudahan tersadar dan anak anak kita jadi generasi emas dan baik,” pungkas Bupati.

Sinergi dalam mengatasi stunting di Bumi Antaludin Kab HSS juga melibatkan PT. Pertamina.  Pertamina memiliki komitmen melibatkan diri membangun daerah mendukung program “BUMN Hadir Untuk Negeri”, dalam bidang kesehatan dengan membuka program klinik SEHATI
.
“Sebenarnya Program Klinik Gizi SEHATI ini merupakan inovasi pelayanan kesehatan dasar yang secara berkelanjutan telah dimulai sejak Agustus 2020,” kata Vice President CSR PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, melalui siaran pers.

Gambar3
Penandatanganan Komitmen bersama mengatasi stunting di Kab HSS oleh Camat dan Kader TP. PKK Kecamatan. 19/07/22 (foto Diskominfo HSS)

Kegiatan ini menurut Arya adalah untuk memberikan peningkatan mutu kesehatan masyarakat dengan fokus peningkatan akses pelayanan kesehatan di tingkat dasar seperti pencegahan kasus stunting dan pendampingan Balita rawan gizi selain program Ibu Hamil.

“kita berharap Program yang kita jalankan ini sebagai bentuk sinergi bersama Pemkab HSS dalam menurunkan angka stunting. Ini soal generasi masa depan bangsa Indonesia.”pungkas Arya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

PT AGM Bantah Tegas Tudingan Oknum Warga Sebut Lahan Belum Ganti Rugi: “Sudah Ada Kesepakatan”

Suport Untuk BumDes, PT AGM Salurkan Bantuan dan Fasilitas PDAM Untuk Warga Kaliring HSS

Layanan MBG 3B Masih Terbatas, Berpotensi Hambat Penurunan Stunting di Kalsel

Desy Oktavia Dorong Penanganan Banjir Terpadu di Kabupaten HSS

Angka Stunting di Desa Pulantan Balangan Turun Drastis, Tinggal 7,5 Persen

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?