TERAS7.COM – Sebanyak 40 peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah benchmarking to best practices di Lingkungan Pemko Banjarbaru, Senin (22/4).
Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Grobogan, Padma Saputra, S. tersebut diterima oleh Sekdakot Banjarbaru Said Abdullah di Aula Gawi Sabarataan.

Padma Saputra mengatakan, kedatangannya bersama rombongan ke Banjarbaru bertujuan untuk mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi, yang kemudian dipakai dalam pengelolaan kegiatan pada Proyek Perubahan yang akan disusun peserta Diklat.
Benchmarking to Best Practices akan dilaksanakan dari tanggal 21 April 2019 hingga 24 April 2019 di Lingkungan Pemko Banjarbaru dengan 2 (dua) lokus yaitu di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarbaru dan Dinas Dalduk KB PMP dan PA Kota Banjarbaru.
“Harapannya, berbagai macam prestasi apa saja yang diperoleh di Banjarbaru dengan track recordnya seperti apa, Insyaallah akan kami coba terapkan di Kabupaten Grobogan,” kata Padma Saputra.
Sementara itu, Sekdakot Banjarbaru Drs Said Abdullah M Si menerima baik dan menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Diklatpim IV dari Kabupaten Grobogan tersebut.
Said Abdullah berharap, kegiatan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan ini dapat berjalan lancar dan mencapai hasil sesuai yang diagendakan, khususnya dalam membentuk kualitas personal kepemimpinan.

Secara umum, Said Abdullah menjelaskan, benchmarking itu sendiri adalah proses membandingkan dan mengukur suatu kegiatan organisasi terhadap proses operasi yang terbaik di kelasnya sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Benchmarking to best practice juga bermanfaat untuk merancang perubahan dan membangun tim dan diharapkan dapat membekali peserta dengan kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice dalam pengelolaan kegiatan.
“Pendidikan dan pelatihan kepemimpinan juga diharapkan dapat memberikan masukan-masukan ide atau gagasan yang positif demi kemajuan organisasi,” terangnya.