TERAS7.COM – Komitmen Kabupaten Barito Kuala dalam meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat terhadap layanan Keluarga Berencana (KB) berbuah manis. Kabupaten ini meraih penghargaan sebagai Terbaik I dalam capaian pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) se-Kalimantan Selatan pada tahun 2025.
Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Farah Adibah, S.IP, M.Si, kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala pada Senin (21/04) di Balai Penyuluhan KB Guntung Manggis, Kota Banjarbaru.
Prestasi ini tak lepas dari keberhasilan pelayanan KB yang dilakukan serentak di enam pasar tradisional pada Rabu, 26 Februari 2025. Pelayanan dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Barito Kuala dengan menggandeng Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, dan pengelola pasar.
Sasaran kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama bagi pedagang dan pengunjung pasar—tentang pentingnya kesehatan reproduksi serta memberikan akses layanan KB yang mudah dijangkau.
Pelayanan kesehatan diberikan di dua titik, yakni edukasi langsung di area pasar dan pelayanan KB di fasilitas kesehatan terdekat. Metode KB yang difokuskan adalah MKJP, meliputi IUD, implan, dan kontrasepsi mantap (kontap), yang dilakukan oleh tim medis, bidan, serta kader kesehatan.
Enam kecamatan yang menjadi lokasi kegiatan adalah Marabahan, Bakumpai, Tabukan, Mandastana, Alalak, dan Tamban. Target awal peserta sebanyak 350 akseptor berhasil terlampaui, dengan capaian akhir mencapai 379 akseptor (108%). Dari jumlah itu, 103 di antaranya adalah akseptor MKJP—jumlah tertinggi di antara kabupaten/kota lain se-Kalimantan Selatan.
Kesuksesan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan pelayanan langsung ke masyarakat, khususnya di pusat-pusat aktivitas ekonomi seperti pasar, efektif dalam memperluas jangkauan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi.