Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kepsek SMKN 1 Tapsel Buka Suara Soal Gaduh Video Perayaan Kelulusan Angkatan 2025
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kepsek SMKN 1 Tapsel Buka Suara Soal Gaduh Video Perayaan Kelulusan Angkatan 2025

Fahrur Rahman
Fahrur Rahman 27 Mei 2025, 18.18
Share
WhatsApp Image 2025 05 27 at 18.14.50
Kepala SMKN 1 Tapin Selatan memberikan keterangan kepada awak media terkait permasalahan video acara kelulusan angkatan 2025, Selasa (27/5/2025).
SHARE

TERAS7.COM – Kepala Sekolah SMKN 1 Tapin Selatan Edi Suhariyono memberikan tanggapan terkait kegaduhan yang menyoroti video suasana dan rangakaian isi perayaan kelulusan siswa angkatan 2025 pada Kamis (8/5) lalu.

“Jelas, kita akan bertanggung jawab apabila memang dalam perayaan tersebut melanggar hukum ataupun norma sosial masyarakat,” ujar Edi melalui siaran pers, Senin (26/5).

Edi menanggapi kontroversi negatif dari masyarakat di sosial media yang dijaring dan dipublikasikan sejumlah media pers baru ini. Konteks isu yang diributkan ada dua : musik dan saweran.

“Terkait musik saya kira itu hal yang lumrah saja. Musik yang dibawakan DJ juga sah-sah saja pada kalangan pendengar-penikmat musik di Indonesia. Lalu, terkait saweran itu saya akui di luar dari konsep, mereka terbawa suasana. Jika itu salah, saya selaku Kepala Sekolah meminta maaf dan ke depan tak akan membiarkan itu terjadi lagi,” terangnya.

Ia menjamin tak ada minuman keras, narkoba atau pun barang-barang yang melanggar hukum positif pada gelaran acara pengukuhan sekaligus kelulusan angkatan 2025.

Edi mengatakan semua rangkaian perayaan kelulusan itu memang diakomodir di lingkungan sekolah. Alasannya, sederhana : menciptakan momentum dan emosional antara sekolah dan para alumni.

“Kita tak ingin saat perayaan para siswa yang lulus melakukan hal-hal negatif yang menggangu masyarakat umum,” ujarnya.

Konteks mengganggu masyarakat umum ini, misalnya konvoi di jalan raya ataupun merusak dengan cara mencoret fasilitas umum. Seperti, trend kelulusan era lama.

“Saya rasa, rangakaian acara pada kelulusan angkatan 2025 ini berjalan lancar, aman dan tertib. Dalam artian terkontrol,” ungkapnya.

Selebihnya, Edi menyayangkan dengan pemberitaan dari media pers yang tak mengonfirmasi langsung kepada pihak sekolah perihal kontroversi itu. Sehingga potensi menimbulkan tafsir yang negatif bagi pembaca.

“Tak ada konfirmasi. Jadi kami merasa dirugikan. Sehingga kami tak bisa menjelaskan perihal peristiwa yang diributkan. Mereka langsung konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan yang tidak tahu kondisi dilapangan,” ujarnya.

Edi menjelaskan pelaksanaan kegiatan pengukuhan sekaligus kelulusan angkatan 2025 yang diselenggarakan itu. Ia bilang, kepanitiaan untuk acara khusus perpisahan melibatkan siswa angkatan 2025. Termasuk hiburan penutup yakni electronic dance music (EDM) yang dipandu DJ itu.

” Untuk DJ ini awalnya sudah ditolak oleh kami para guru. Namun, para siswa memohon sampai lima kali, akhirnya kami setuju tapi dengan syarat tertentu,” ujar Edi.

Syarat itu diantaranya : durasi satu jam, dilaksanakan siang hari, di dalam lingkungan sekolah, berpakaian sopan dan tak anarkis.

“Nah, jika syarat itu dilanggar. Para siswa setuju untuk dibubarkan,” jelasnya.

Alumni : Jangan Pakai Logika Negatif

Seorang Alumni (2013) Jurusan Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) Muhammad Fauzi Fadilah memberikan argumentasi yang membela pihak SMKN 1 Tapin Selatan.

Ia langsung saja menjurus terhadap konteks yang dipermasalahkan di ruang media sosial seperti yang dituliskan sejumlah media pers.

“Saya rasa, netizen tak tepat jika yang dipermasalahkan terkait genre electronic dance music (EDM) yang dipandu oleh Disc Jockey (DJ). Itu adalah seni modern yang hari ini berkembang pesat sampai ke daerah. Banyak, penikmatnya,” ujar lelaki yang berprofesi sebagai jurnalis ini.

Fauzi tak sepenuhnya menyalahkan prespektif masyarakat yang memandang musik ini negatif. Mengingat, secara umum ruang untuk musik ini dipandang lekat dengan unsur negatif menurut norma sosial sebagian daerah, terlebih di Kalimantan Selatan.

“Menyikapi gelaran acara di SMKN 1 Tapin Selatan. Saya rasa harus dipandang pakai logika yang positif. Kalau pakai logika negatif ya seakan-seakan perayaan kelulusan di sekolah saya ini telah melanggar dosa besar,” ucapnya.

“Terkait sawer menyawer. Mungkin itu hanya bentuk ekspresi yang terlampau senang. Sangka baik aja, itu adalah hadiah kepada sang penghibur. Seperti karya tulis yang bagus dan mendapatkan bayaran. Nyawer, kenapa dipandang negatif, mungkin karena melihat dari kebiasaan di ruang negatif : ‘nyawer’ kelancaran proyek haram misalnya,” sambung pegiat seni budaya daerah ini.

Selebihnya, Fauzi memberikan apresiasi terhadap pihak sekolah karena telah mengakomodir para siswa angkatan 2025 menuangkan ekspresi yang aman dan nyaman.

“Perayaan inikan di sekolah ya. Bukan di tempat hiburan malam atau tempat-tempat yang tak pantas bagi pelajar. Lanjutkan saja, tahun depan bikin yang lebih meriah untuk menciptakan kenangan tak lekang waktu dan rasa solidaritas antarsiswa maupun dengan sekolah,” ujarnya.

Akademisi Komunikasi Bicara

Akademisi Bidang Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Ahmad Bayu Chandrabuwono, S.Ikom., MA angkat bicara menyoal peristiwa yang dinilai merugikan SMKN 1 Tapin Selatan. Ia sepakat musik EDM tak harus dipermasalahkan.

“Tidak ada yang salah dengan event bernuansa DJ tersebut selagi dalam koridor batas-batas etik dan norma. Yang jadi masalah adalah soal streotip yang menganggap musik tersebut mengundang hal negatif,” ujarnya.

Ia bilang kemajuan pesat teknologi menjadi penyebab pergeseran – pegeseran terjadi seperti pada budaya saat ini, yang kian bergeser sehingga cepat viral kadang rentan salah tafsir di media sosial.  Terlebih, pesatnya arus informasi interaktif dari platform hari ini : seperti Tiktok – Instagram.

“Itulah menjadi salah satu faktor kuat yang melatarbelakangi generasi sekarang membuat event seperti yang bernuansa DJ. Genre musik ini memang lagi booming,” ucap pemerhati bidang komunikasi ini.

Bayu juga menyoroti penomena “saweran” yang sering diartikan negatif dalam konteks tertentu. Sejatinya, ini adalah praktik tradisional dalam budaya. “Di mana masyarakat memberi penghargaan secara spontan kepada seniman panggung sebagai bentuk apresiasi,” lanjutnya.

Maka dari itu, ia berpesan agar publik tak terjebak pada tafsir tunggal yang sempit. Melainkan melihat dari sudut keberagaman budaya yang dinamis.

“Mari kita rangkul perbedaan ini sebagai peluang untuk saling belajar, bukan saling menyalahkan. Karena pada akhirnya, pendidikan terbaik adalah yang mampu menghubungkan masa lalu, memahami masa kini, dan menyiapkan masa depan,” terangnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love2
Cry0
Sad0
Happy1
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
IMG 20260902 WA0007
Analisis Ekonomi Strategis dan Kedaulatan Nasional
2 September 2026, 13.03
Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?