TERAS7.COM – “Alhamdulillah, fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Batola. Ke depan, seluruh rujukan dari puskesmas bisa diarahkan ke RSUD H Abdul Aziz agar warga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, usai peresmian gedung baru RSUD H Abdul Aziz Marabahan, Senin (4/8).
Peresmian tiga bangunan baru rumah sakit ini dilakukan langsung oleh Bupati Batola H Bahrul Ilmi, dengan dihadiri perwakilan Forkopimda serta sejumlah kepala SKPD. Gedung baru tersebut akan difungsikan sebagai Instalasi Rawat Jalan (IRJ), Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan instalasi dialisis untuk pasien dengan gangguan ginjal.
Direktur RSUD H Abdul Aziz, dr Aan Widhi Anningrum, menjelaskan grand launching operasional gedung baru dijadwalkan pada 16 Agustus 2025. “Kami harus memindahkan peralatan dari bangunan sementara dan menyelesaikan sedikit perbaikan di selasar belakang IGD terlebih dahulu,” ujarnya. Sementara ruang hemodialisa masih menunggu izin operasional dan persetujuan dari BPJS.
Dari sisi pembangunan, Plt Kepala Dinas PUPR Batola, Akhdiyat Sabari, memaparkan bahwa gedung IGD dibangun dalam dua tahap dengan total biaya Rp15 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Sedangkan dua gedung lainnya menghabiskan anggaran sekitar Rp4 miliar dari sumber dana yang sama.
RSUD H Abdul Aziz sebelumnya telah dilengkapi berbagai layanan poli, antara lain poli umum, mata, bedah, rehabilitasi medik, anak, kulit dan kelamin, kandungan, penyakit dalam, saraf, gigi dan mulut, THT, paru, orthopedi, jiwa, geriatri, hingga psikologi klinis. Sementara layanan medik dan penunjang meliputi ICCU, NICU, laboratorium patologi klinik dan anatomi, radiologi, farmasi, transfusi darah, ruang operasi, instalasi gizi, CSSD, dan ruang jenazah.
Sebagai langkah lanjutan, RSUD H Abdul Aziz juga akan memperluas area parkir dengan membongkar aula dan apotek lama. “Apotek akan menempati ruangan baru dan menjadi bagian dari IRJ,” tutup dr Aan.