TERAS7.COM – Dukungan kepada Fattahillah Akbar untuk memimpin Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tapin semakin meluas. Pria asal Binuang yang dikenal aktif membina olahraga ini resmi mencalonkan diri dengan misi besar: menjadikan KORMI Tapin lebih maju, solid, dan dekat dengan masyarakat.
“Motivasi saya sederhana, ingin membawa perubahan menyeluruh bagi seluruh Inorga di Tapin. Banyak dari mereka yang selama ini berjuang sendiri, butuh perhatian lebih,” ujar Fattahillah pada Rabu (22/10/2025).
Langkah Fattahillah mendapat sambutan hangat dari berbagai induk organisasi olahraga masyarakat. Tercatat 17 Inorga telah menyatakan dukungan penuh, di antaranya FESPATI, PERTONSI, PERBOSI, PSOBI, PPSI, PELANGI, PERGATSI, AKTI, ATNI, BAVETI, PERWATUSI, PORPI, IOSTI, POGTI, IESPA, PERSSOCI, KIS
“Ini bentuk kepercayaan dari teman-teman Inorga. Kami yakin dukungan ini akan terus bertambah menjelang pemilihan,” katanya penuh optimisme.
Menurut Fattahillah, olahraga rekreasi di Tapin sebenarnya sudah menunjukkan geliat positif. Sejumlah Inorga bahkan berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi dan nasional. Namun, di balik itu masih banyak keterbatasan yang perlu dijembatani.
“Mereka berprestasi karena semangatnya luar biasa, bukan karena fasilitas. Saya ingin semangat itu diimbangi dengan dukungan nyata,” ujarnya.
Lewat visi dan misi bertajuk “Gawi Sabumi”, Fattahillah ingin membangun sinergi kuat antara pengurus KORMI dan seluruh Inorga Tapin.
“Gawi Sabumi berarti gotong royong. Semua harus bergerak bersama, saling menguatkan. Tidak boleh ada yang berjalan sendiri,” tegasnya.
Salah satu target besar yang ia usung ialah menjadikan Tapin sebagai tuan rumah Kejuaraan KORMI Provinsi Kalimantan Selatan 2027.
“Kita punya potensi besar, baik dari segi atlet maupun semangat komunitasnya. Ini saatnya Tapin tampil sebagai tuan rumah yang membanggakan,” ucapnya mantap.
Selain pembinaan, ia juga menyoroti pentingnya komunikasi dan promosi olahraga rekreasi yang lebih kreatif agar makin dikenal masyarakat.
“Kami akan hadirkan program sosialisasi rutin, kolaborasi dengan media, dan dukungan penuh bagi semua Inorga,” tambahnya.
Pria berusia 53 tahun asal Serawi Tengah, Simpang Balipat ini menutup perbincangan dengan pesan sederhana namun kuat:
“Olahraga rekreasi bukan hanya soal sehat, tapi juga soal kebersamaan, budaya, dan kebanggaan kita sebagai orang Tapin.” tutupnya.