TERAS7.COM – Sebagai upaya strategis memacu perhatian masyarakat terhadap gizi dan tumbuh kembang anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Balangan kembali menggelar agenda tahunan, Lomba Balita Sehat 2025.
Kegiatan ini difokuskan sebagai wujud apresiasi langsung kepada para tenaga kesehatan serta keluarga yang telah berkomitmen memastikan generasi penerus tumbuh optimal di wilayah tersebut.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Balangan, H. Ahmad Sauki menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kalender tetap instansinya.
Menurutnya, inti dari acara ini adalah untuk memberikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan, terutama pengelola gizi di tingkat puskesmas, yang telah berada di garda terdepan dalam membina masyarakat.
“Kegiatan ini adalah event rutin yang kami laksanakan untuk memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, terutama pengelola gizi di puskesmas dalam membina keluarga bayi dan balita. Sekaligus juga bentuk penghargaan kepada para orang tua yang aktif memberikan asupan gizi terbaik bagi anak-anak mereka,” ujar H. Ahmad Sauki, Rabu (22/5/2024).
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Sauki menyoroti bahwa lomba ini dirancang sebagai sarana edukasi yang efektif. Peserta yang terlibat diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam menerapkan pola asuh dan pemberian gizi yang benar.
“Mereka yang ikut lomba ini kita harapkan menjadi role model di masyarakat, bagaimana cara mendidik, memberikan gizi, dan menjaga tumbuh kembang anak agar terpenuhi kebutuhan gizinya,” jelasnya.
Adapun mekanisme pelaksanaan, setiap puskesmas di Kabupaten Balangan mengirimkan satu perwakilan keluarga dengan balita binaannya.
Proses penilaian dilakukan secara komprehensif oleh tim juri yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter gigi, perawat, serta perwakilan dari Tim Penggerak PKK Balangan.
Untuk aspek yang dinilai mencakup tiga pilar utama: kesesuaian tumbuh kembang dengan usia, standar kebersihan, dan kondisi kesehatan umum sang balita.
Di sisi lain, kegiatan ini juga berfungsi sebagai medium untuk mempererat kebersamaan antara tenaga kesehatan dengan masyarakat yang mereka layani.
Sebagai bentuk motivasi tambahan, panitia menyediakan sejumlah hadiah menarik, seperti sepeda dan berbagai mainan edukatif, untuk para pemenang.
“Hadiah ini mungkin tidak besar, tapi bisa menjadi rangsangan bagi masyarakat agar semakin semangat memperhatikan tumbuh kembang anak,” pungkas Sauki.
Lomba Balita Sehat 2025 Tekankan Peran Gizi dan Pola Asuh di Balangan
Leave a review
Leave a review