Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Angka Kematian Ibu Masih Tinggi, Pemerintah Kotabaru Bergerak Bentuk Tim Koordinasi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Angka Kematian Ibu Masih Tinggi, Pemerintah Kotabaru Bergerak Bentuk Tim Koordinasi

Tim Redaksi
Tim Redaksi 9 Juli 2026, 19.15
Share
IMG 20260709 WA0025
Pemkab Kotabaru bentuk Tim Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Kesehatan Reproduksi guna perkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Kamis (9/7/2026). (Foto: MC Kotabaru)
SHARE

TERAS7.COM – Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Kotabaru menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru.

Sebagai upaya percepatan penurunan AKI, pemerintah membentuk Tim Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Kesehatan Reproduksi melalui Dinas Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), Kamis (9/7/2026).

Pembentukan tim tersebut melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan mitra kesehatan, di antaranya Dinas Kesehatan, Diskominfo, DPPPAPPKB, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta instansi terkait lainnya.

Tim ini diharapkan mampu menyelaraskan perencanaan, kebijakan, dan penganggaran program kesehatan ibu secara terpadu.

Kabid Perencanaan Sosial Budaya, Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Baperida Kotabaru, Hj. Rakhmawaty, mengatakan pembentukan tim koordinasi merupakan langkah strategis agar seluruh program penurunan AKI berjalan lebih terarah dan terintegrasi.

Baca juga :

Pasar Murah Hari Pangan Sedunia, Pemkab Kotabaru Upayakan Stabilitas Harga Pangan

Lantik 41 Kepala Desa Terpilih, Bupati Kotabaru Minta Rangkul Seluruh Elemen Masyarakat

Resmi Dikukuhkan, Pengurus KORPRI Kotabaru 2026-2031 Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik

“Tujuan pembentukan Tim Koordinasi ini adalah untuk mengakomodir dan mengintegrasikan perencanaan terkait penganggaran. Dengan terbentuknya tim ini, upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu di Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan terkoordinasi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir Kabupaten Kotabaru masih berada di jajaran daerah dengan angka kematian ibu tertinggi di Kalimantan Selatan sehingga membutuhkan perhatian dan komitmen bersama.

“Kita semua tahu, dalam beberapa tahun terakhir Kotabaru masuk dalam tiga besar AKI tertinggi di tingkat provinsi. Untuk itu, melalui tim ini kita berharap tren Angka Kematian Ibu di Kabupaten Kotabaru dapat terus menurun,” katanya.

Rakhmawaty juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu.

“‎Mari kita kuatkan komitmen bersama demi terwujudnya pelayanan kesehatan ibu yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru yang diwakili Kabid Sumber Daya Kesehatan, Akhmad Saleh, mengatakan tingginya AKI selama dua tahun terakhir menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Dalam dua tahun terakhir, Kotabaru berada di urutan pertama AKI tertinggi dan selalu menjadi sorotan. Berbagai upaya telah dilakukan Dinas Kesehatan, seperti pelibatan dokter spesialis tidak hanya di rumah sakit rujukan, tetapi juga di puskesmas untuk penanganan ibu hamil,” jelasnya.

Melalui pembentukan Tim Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Kesehatan Reproduksi, Pemkab Kotabaru berharap sinergi lintas sektor semakin kuat sehingga program penurunan Angka Kematian Ibu dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34
2026 10 05 19 14 37 M. Irfan Fajrianur a€“ Praktisi Perlindungan Konsumen
Kajian Perlindungan Konsumen: Permasalahan Perlindungan Konsumen di Berbagai Sektor di Indonesia
5 Oktober 2026, 19.15
IMG 20261016 WA0041
Empat Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya
16 Oktober 2026, 16.42
IMG 20261006 101321
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
6 Oktober 2026, 10.15

You Might Also Like

Pasar Murah Hari Pangan Sedunia, Pemkab Kotabaru Upayakan Stabilitas Harga Pangan

Lantik 41 Kepala Desa Terpilih, Bupati Kotabaru Minta Rangkul Seluruh Elemen Masyarakat

Resmi Dikukuhkan, Pengurus KORPRI Kotabaru 2026-2031 Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik

Perkuat Transformasi Digital, Pemkab Kotabaru Jalin Kerja Sama dengan Telkomsel

Pemkab Kotabaru Perkuat Pengawasan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?