TERAS7.COM – Sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kembali masuk usulan prioritas Desa Pasar Lama, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar untuk Tahun Anggaran 2027.
Usulan tersebut dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) penyepakatan dan penetapan RKP Desa Tahun Anggaran 2027, pada Rabu (23/09/2026).
Pambakal Pasar Lama, Ahmad Rijali Nasution, SH mengatakan, sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba penting untuk terus dilakukan sebagai upaya pencegahan, terutama bagi generasi muda.
“Sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba ini penting untuk terus dilakukan,” ujarnya.
Ia menyebut, Desa Pasar Lama telah melaksanakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba selama tiga tahun, yakni sejak 2023 hingga 2026.
Program tersebut kembali diusulkan menjadi prioritas pada 2027 sebagai bentuk keberlanjutan edukasi dan pencegahan kepada masyarakat.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu pendidikan, terutama bagi generasi muda.
Karena itu, edukasi mengenai bahaya narkoba dinilai penting untuk membentuk generasi berkualitas yang dipersiapkan menuju Indonesia Emas 2045.
“Ini bagian dari upaya kita menciptakan generasi emas 2045,” ujar Pambakal.
Pambakal berharap kegiatan sosialisasi serupa tidak hanya dilakukan oleh Desa Pasar Lama, tetapi juga dapat dilaksanakan oleh desa-desa lainnya.
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan secara bersama-sama oleh desa-desa akan membuat upaya pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba lebih efektif.
“Saya berharap tidak hanya Desa Pasar Lama yang melakukan sosialisasi ini, karena akan lebih efektif jika semua desa ikut melakukannya,” harapnya.
Keberlanjutan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut menjadi salah satu perhatian masyarakat yang dituangkan dalam usulan prioritas Musrenbangdes Tahun 2027.
Selain sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, Musrenbangdes Desa Pasar Lama juga membahas sejumlah usulan pembangunan lainnya dari berbagai sektor sesuai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli Kabupaten Banjar Dian Patriatmini Utami, Pendamping Desa Lovi Heriyandi dan Asna, serta 60 undangan dari perwakilan berbagai sektor.