TERAS7.COM – Tim Mapala Sylva Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berhasil meraih Juara 1 Nasional Super Adventure Race 2026 yang digelar pada 11–13 September 2026 di Ujung Genteng, Jawa Barat.
Tim ULM yang terdiri atas Ruben Kristopel Simanjuntak sebagai ketua tim, Irfansyah, Tohirin Taswin Ambiyar, dan M. Shidiq Zaidan Sitompul berhasil mengungguli 120 tim yang ambil bagian dalam kompetisi olahraga petualangan tersebut.
Super Adventure Race merupakan perlombaan yang menggabungkan sejumlah aktivitas olahraga di alam terbuka, di antaranya trail running, orienteering, canyoning, rafting, dan coastal trekking. Peserta tidak hanya dituntut memiliki ketahanan fisik, tetapi juga kemampuan navigasi, konsentrasi, strategi, serta kerja sama tim.
Salah satu tantangan penting dalam perlombaan adalah orienteering, yang menguji kemampuan peserta dalam melakukan navigasi darat. Peserta harus mampu membaca medan, menentukan arah, dan mengambil keputusan secara tepat selama perlombaan berlangsung.
Ketua Tim Mapala Sylva Fakultas Kehutanan ULM, Ruben Kristopel Simanjuntak, mengatakan kemampuan yang selama ini dipelajari melalui kegiatan Mapala menjadi bekal penting dalam menghadapi kompetisi tersebut.
“Lomba ini bukan hanya mengutamakan fisik, tetapi pikiran juga harus jalan. Ada orienteering yang mengharuskan ilmu navigasi darat dikeluarkan. Jadi, kemampuan fisik, konsentrasi, navigasi, strategi, dan kerja sama tim semuanya sangat dibutuhkan,” ujar Ruben.
Keikutsertaan Mapala Sylva dalam Super Adventure Race bukan kali pertama. Pada ajang yang sama pada 2025, tim tersebut berhasil menempati peringkat kelima dari 120 tim.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu motivasi untuk kembali mengikuti kompetisi pada 2026 dengan target memperbaiki pencapaian sebelumnya.
“Pada tahun 2025 kami ikut karena melihat lomba ini bisa mempertemukan anak-anak Mapala dari berbagai universitas di Indonesia. Lomba ini juga sangat seru dan menantang. Waktu itu kami mendapatkan peringkat 5 dari 120 tim. Dari pengalaman tersebut, kami ingin mencoba lagi dan meningkatkan hasil pada tahun 2026,” kata Ruben.
Target tersebut kemudian berhasil diwujudkan. Setelah melewati berbagai tantangan dalam perlombaan, Mapala Sylva Fakultas Kehutanan ULM berhasil menempati posisi pertama dari 120 tim peserta.
Persiapan dilakukan tim sekitar satu bulan sebelum kompetisi. Latihan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik sekaligus penguatan kemampuan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai karakteristik tantangan adventure race.
Selain kesiapan fisik dan kemampuan teknis, kekompakan menjadi bagian penting dalam strategi tim. Setiap anggota harus mampu bekerja sama dan menjaga komunikasi selama menghadapi rangkaian tantangan di medan perlombaan.
Dukungan terhadap keikutsertaan tim juga datang dari organisasi dan alumni Mapala Sylva melalui Wana Albisya. Dukungan tersebut kemudian diperkuat oleh Fakultas Kehutanan ULM melalui pemberian izin serta dukungan terhadap keikutsertaan tim dalam kompetisi.
“Terima kasih kepada organisasi saya, Mapala Sylva, dan alumni kami, Wana Albisya, yang sudah mendukung kami. Kemudian kepada Fakultas Kehutanan yang telah memberikan izin, support, dan dukungan sehingga kami bisa mengikuti lomba ini,” ujar Ruben.
Capaian tersebut menjadi peningkatan prestasi bagi Mapala Sylva Fakultas Kehutanan ULM dibandingkan tahun sebelumnya. Dari peringkat kelima pada Super Adventure Race 2025, tim berhasil meraih Juara 1 Nasional pada 2026.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan kontribusi kegiatan kemahasiswaan dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa di luar bidang akademik, termasuk ketahanan fisik, navigasi, pengambilan keputusan, strategi, dan kerja sama tim.