TERAS7.COM – Kemarau panjang tak hanya meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, tetapi juga membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, Habib Sayed Jafar Alaydrus, Ketua DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan mengerahkan tiga unit truk tangki air melalui Relawan Karhutla Hanura.
Armada tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan air dalam penanganan karhutla sekaligus membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Koordinator Lapangan Relawan Karhutla Hanura, H Reyhan, mengatakan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Habib Sayed Jafar Alaydrus terhadap masyarakat yang terdampak kemarau panjang serta petugas yang berjibaku menangani kebakaran lahan.
“Untuk relawan Hanura sendiri, kegiatan bakti sosial ini meliputi bantuan air bersih bagi warga dan suplai air untuk penanganan karhutla. Ketua DPD, Habib Sayed Jafar Alaydrus, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini,” ujar Reyhan.
Tiga unit truk tangki yang dikerahkan memiliki kapasitas beragam, mulai dari 5.000 liter hingga 16.000 liter. Armada tersebut disiagakan untuk mendukung Tim Gabungan Penanganan Karhutla Kalsel, salah satunya di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi.
Selain mendukung penanganan kebakaran, relawan juga menyalurkan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah. Bantuan yang telah terealisasi mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan sebagian wilayah Kabupaten Banjar.
“Selama kemarau panjang ini, kami juga menyuplai air bersih bagi masyarakat. Warga yang terdampak kekurangan air bersih akan dibantu,” ungkap Reyhan.
Salah satu wilayah yang menerima bantuan tersebut adalah Sungai Abit, Kelurahan Cempaka, Banjarbaru. Air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, termasuk untuk madrasah dan masjid di lingkungan setempat.
Bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air, bantuan tersebut menjadi dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kemarau yang berkepanjangan.
Ketua RT 27 Sungai Abit, Sahiri, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih yang disalurkan kepada masyarakat di wilayahnya.
Menurut Sahiri, bantuan tersebut tidak hanya menjangkau rumah warga, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan air di fasilitas pendidikan keagamaan dan tempat ibadah.
“Bantuan ini sangat membantu mengurangi beban masyarakat. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Habib Sayed Jafar Alaydrus yang telah menyalurkan air bersih untuk warga, madrasah, dan masjid di wilayah kami,” ujarnya.
Di sisi lain, ketersediaan air juga menjadi kebutuhan penting bagi petugas yang menangani karhutla. Suplai air diperlukan untuk mendukung upaya penanganan kebakaran, terutama ketika kondisi kering meningkatkan risiko kebakaran lahan.
Melalui pengerahan armada tangki dan kegiatan bakti sosial tersebut, Relawan Karhutla Hanura berupaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.