TERAS7.COM – Festival Literasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong resmi dibuka di Gedung Sarabakawa Tanjung, Tabalong, Rabu (23/09/2026) pagi.
Festival ini digelar dalam rangka memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus membangun sumber daya manusia yang unggul serta berkualitas.
Festival Literasi secara resmi dibuka Bupati Tabalong H. M. Noor Rifani didampingi Bunda Literasi Tabalong Hj. Desi Suryanti Noor Rifani dan turut dihadiri Ketua GOW Tabalong, Sekda Tabalong, jajaran SKPD, kecamatan, kelurahan hingga desa serta sejumlah stakeholder terkait.
Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati menjelaskan, Festival Literasi menjadi wadah untuk memperkuat gerakan literasi, sekaligus memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, perpustakaan, komunitas, dan masyarakat.
“Literasi saat ini tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk memperoleh, memahami, mengolah, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi serta pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Mengusung tema “Literasi Membangun Bumi Sarabakawa Sebagai Pondasi Sumber Daya Manusia yang Unggul”, kegiatan ini menekankan pentingnya literasi dalam membentuk masyarakat yang berpengetahuan, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing.
“Ditengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, masyarakat dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan mampu memanfaatkan informasi secara bijak. Karena itu membangun budaya literasi berarti membangun manusia, dan membangun manusia berarti membangun masa depan Tabalong,” kata Norhayati, Kepala Dispersip Tabalong.
Festival literasi ini berlangsung selama tiga mulai dari 22 hingga 24 september 2026 yang melibatkan kurang lebih 750 peserta yang terdiri dari unsur pelajar, guru, tenaga perpustakaan, pegiat literasi, para komunitas, pemuda serta masyarakat umum.
Adapun kegiatan yang digelar selama Festival Literasi ini yakni talkshow bersama pegiat literasi nasional, bimbingan pemustaka, bincang literasi, gerakan literasi Tabalong, workshop public speaking, lomba mewarnai dan menggambar serta nonton bareng video edukasi.