Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Disperkim Kalsel Dorong Hunian Layak dan Lingkungan Sehat di Momen Hari Habitat Sedunia 2026
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Disperkim Kalsel Dorong Hunian Layak dan Lingkungan Sehat di Momen Hari Habitat Sedunia 2026

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 5 Oktober 2026, 12.50
Share
9e3697dd da08 41a3 aff0 3a32d1baf938 768x576 1
Pemprov Kalsel menyerahkan bantuan peningkatan kualitas RTLH dan bibit tanaman kepada warga Desa Banyu Irang. (Foto: MC Kalsel)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan pembangunan hunian layak tidak cukup hanya dengan menyediakan rumah, tetapi juga harus dibarengi lingkungan permukiman yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Habitat Sedunia 2026 yang digelar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kalsel di Desa Banyu Irang, Kabupaten Tanah Laut, Senin (05/10/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Dinansyah, mengatakan rumah yang layak harus didukung lingkungan sehat serta prasarana dan sarana dasar yang memadai.

“Rumah yang layak harus didukung lingkungan yang sehat, prasarana dan sarana dasar yang memadai, serta kawasan permukiman yang tertata. Di sinilah pembangunan perumahan dan kawasan permukiman menjadi bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dinansyah, persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) juga tidak bisa dipandang hanya dari kondisi fisik bangunan. Rumah yang tidak layak dapat berdampak terhadap kesehatan, keselamatan, kenyamanan, produktivitas, hingga kualitas kehidupan keluarga.

Baca juga :

Ikuti Lomba Posyandu Siklus Hidup, Pemdes Belayung Baru Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan

Ikuti Bimtek Kader Posyandu, Pemdes Banua Hanyar Dorong Pelayanan Lebih Optimal

Desa Mekar Raya Kabupaten Banjar Perkuat Kapasitas Kader Posyandu

Karena itu, peningkatan kualitas RTLH harus berjalan bersama dengan penataan kawasan permukiman agar masyarakat tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga lingkungan yang mendukung kehidupan yang sehat dan nyaman.

Kepala Disperkim Kalsel Rahmiyanti Janoezir Pamuntjak menambahkan, konsep tersebut turut diwujudkan melalui pembagian bibit tanaman dalam rangkaian peringatan Hari Habitat Sedunia 2026.

Menurutnya, pembagian bibit bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa hunian layak harus berjalan seiring dengan lingkungan permukiman yang sehat.

“Rumah yang sehat membutuhkan lingkungan yang sehat. Kawasan permukiman yang nyaman membutuhkan ruang terbuka dan penghijauan. Karena itu, pembangunan perumahan dan pembangunan lingkungan harus dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Rahmiyanti mengatakan, peringatan Hari Habitat Sedunia juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh pemangku kepentingan terhadap kualitas perumahan dan kawasan permukiman di Kalimantan Selatan.

Ia menyebut, penguatan tersebut diarahkan pada peningkatan kualitas RTLH, penyediaan prasarana, sarana dan utilitas, peningkatan kualitas lingkungan permukiman, serta penguatan partisipasi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalsel juga menyerahkan secara simbolis bantuan sosial peningkatan kualitas RTLH senilai Rp20 juta kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Banyu Irang. Bantuan tersebut turut dilengkapi bibit tanaman dan paket sembako.

Dinansyah menegaskan, pembangunan perumahan dan permukiman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pemerintah desa, dunia usaha, perbankan, pengembang, lembaga pendidikan, hingga masyarakat.

“Ada yang menyediakan program, ada yang memberikan dukungan pembiayaan, ada yang menyiapkan pendampingan, dan ada yang memastikan program terlaksana sampai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Melalui momentum Hari Habitat Sedunia 2026, Pemprov Kalsel mendorong agar pembangunan perumahan tidak berhenti pada penyediaan atau peningkatan kualitas rumah, tetapi turut menghadirkan kawasan permukiman yang sehat, tertata, inklusif, aman, terjangkau, dan berkelanjutan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05

You Might Also Like

Ikuti Lomba Posyandu Siklus Hidup, Pemdes Belayung Baru Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan

Ikuti Bimtek Kader Posyandu, Pemdes Banua Hanyar Dorong Pelayanan Lebih Optimal

Desa Mekar Raya Kabupaten Banjar Perkuat Kapasitas Kader Posyandu

9 Kendaraan Terbalik Dalam Dua Bulan, Drainase di Jalan Trikora Akan Dievaluasi

Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan Bergulir, Bupati Tabalong Dorong Jadi Ajang Cetak Talenta Muda

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?