Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Wartawan di Kotabaru Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Pengawal Pribadi Bupati: “Tarik Leher Saya dengan Kasar”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Wartawan di Kotabaru Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Pengawal Pribadi Bupati: “Tarik Leher Saya dengan Kasar”

Tim Redaksi
Tim Redaksi 8 Oktober 2026, 10.07
Share
IMG 20261007 WA0035
Ilustrasi dugaan kekerasan terhadap wartawan. (Foto: ist)
SHARE

TERAS7.COM – Seorang wartawan di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan diduga menjadi korban kekerasan saat bertugas melakukan peliputan.

Wartawan media siber habarkalimantan.com itu mengaku bagian kerah baju dan tengkuk belakangnya ditarik oleh pria yang diduga merupakan pengawal pribadi (walpri) Bupati Kotabaru, H Muhammad Rusli dari unsur Satpol PP.

Peristiwa tersebut terjadi saat wartawan hendak melakukan wawancara dengan Bupati Kotabaru, H Muhammad Rusli di Panggung Apung Siring Laut, Selasa (06/10/2026) malam.

Saat itu, Bupati Kotabaru baru selesai menghadiri ramah tamah dalam rangka Hari Pramuka ke-65. Sejumlah awak media yang berada di lokasi kemudian menunggu Bupati untuk melakukan wawancara cegat atau doorstop.

Wartawan HabarKalimantan.com tersebut mengaku telah meminta izin kepada Bupati untuk melakukan wawancara dan mendapat persetujuan.

Baca juga :

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan

Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS Bersama Telkomsel

Ia kemudian menanyakan BTS Trans Saijaan yang dihentikan. Bupati menjawab persoalan tersebut memiliki cerita panjang dan meminta pembahasan dilakukan di kantor.

Namun, sesaat setelah itu, wartawan tersebut mengaku tiba-tiba ditarik dari belakang oleh pria yang disebut sebagai walpri Bupati.

“Padahal kami hanya bertanya seputar tentang BTS Trans Saijaan yang di stop, tapi Walpri Pak Bupati H Muhammad Rusli menarik saya ke belakang. Tidak seharusnya berperilaku seperti itu,” ungkapnya.

Ia menyebut pertanyaan tersebut diajukan untuk memperoleh konfirmasi sebagai bagian dari tugas jurnalistik sebelum informasi disampaikan kepada masyarakat.

“Kami hanya ingin mengonfirmasi dan menjalankan tugas jurnalistik secara baik-baik. Namun, walpri beliau langsung menarik leher saya dari belakang dengan kasar agar menjauh dari Bupati,” katanya.

Kejadian tersebut kemudian memicu protes dari sejumlah awak media yang berada di lokasi. Para wartawan mempertanyakan tindakan tersebut karena terjadi saat peliputan berlangsung.

Tidak lama setelah kejadian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kotabaru H Hendra datang ke lokasi dan meminta para jurnalis untuk tidak terpancing emosi.

“Sabar, jangan emosi,” ujar Hendra.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena wartawan memiliki perlindungan dalam menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru, termasuk pihak Humas dan Protokol, belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan penarikan wartawan tersebut.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak yang diduga sebagai walpri maupun Pemerintah Kabupaten Kotabaru terkait kejadian dugaan kekerasan terhadap wartawan tersebut. (rahul)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan

Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS Bersama Telkomsel

Gebyar Panutan Pajak 2026, Bupati Kotabaru Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak

Harhubnas dan HKN 2026, Bupati Kotabaru Tekankan Peran Transportasi dan Disiplin ASN

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?