TERAS7.COM – Rangkaian Pasar Murah Bersubsidi di Kota Banjarbaru resmi berakhir setelah digelar di lima kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, gas 3 kg menjadi salah satu komoditas yang diminati masyarakat, dengan stok yang beberapa kali habis.
Kegiatan penutup dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarbaru bersama mitra perdagangan di halaman Kantor Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Jumat (09/10/2026).
Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Banjarbaru, Rosi Darida, mengatakan pasar murah bersubsidi tersebut dilaksanakan secara bergiliran di lima kelurahan di sejumlah wilayah Banjarbaru.
“Pasar murah bersubsidi bersama mitra perdagangan pada hari ini adalah hari terakhir dari lima kegiatan yang kita laksanakan,” ujarnya.
Dalam setiap pelaksanaan pasar murah, sedikitnya 100 tabung gas 3 kg disediakan melalui kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Gas tersebut dijual dengan harga Rp18.500 per tabung, sesuai harga di tingkat agen.
Rosi mengatakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap gas 3 kg terlihat dari stok yang beberapa kali habis selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Kalau gas, kita bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Mereka menyiapkan setiap kali kegiatan pasar murah bersubsidi ini minimal 100 tabung,” terang Rosi.
Selain gas 3 kg, pasar murah juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur, ayam potong, hingga bawang merah, bawang putih, dan cabai.
Pada pelaksanaan penutup, kegiatan mendapat dukungan penuh dari Bank Kalsel melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan tersebut diwujudkan melalui subsidi sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat.
Melalui program ini, Pemkot Banjarbaru berupaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Pelaksanaannya turut melibatkan Bank Kalsel, Bulog, Pertamina Patra Niaga, dan sejumlah mitra perdagangan lainnya.