Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: ULM Soroti Masa Depan Ketahanan Pangan, Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi Jadi Kunci
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

ULM Soroti Masa Depan Ketahanan Pangan, Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi Jadi Kunci

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 12 Oktober 2026, 16.26
Share
IMG 4069 696x515 1
SHARE

TERAS7.COM – Ancaman perubahan iklim, alih fungsi lahan, hingga persoalan distribusi menjadi tantangan serius dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menjawab persoalan tersebut, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), menggelar Seminar Nasional Forum Publik 2026, Jumat (9/10/2026).

Mengangkat tema “Ketahanan Pangan Nasional: Tantangan, Kebijakan, dan Strategi Masa Depan Indonesia” dengan tajuk “Siapa yang Menjamin Pangan Kita?”, kegiatan yang berlangsung di Lecture Theatre FISIP ULM ini mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat untuk membahas strategi memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rektor ULM Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., S.H., Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR., S.Far., Apt., M.M., Dekan FISIP ULM Dr. Irwansyah, S.Sos., M.Si., serta Founder Arboretum Ayu Tirta Chendrawan Sugianto. Turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.

Dalam sambutannya, Rektor ULM Iwan Aflanie menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak cukup diukur dari tingkat produksi maupun ketersediaan beras dan bahan pangan lainnya. Menurutnya, persoalan pangan juga berkaitan erat dengan kebijakan ekonomi, tata kelola pemerintahan, kelestarian lingkungan, perubahan iklim, distribusi, kesejahteraan masyarakat, hingga stabilitas sosial.

“Ketahanan pangan bukan sekadar persoalan produksi pangan atau ketersediaan beras dan bahan makanan lainnya. Persoalan pangan jauh lebih luas karena berkaitan dengan ekonomi, kebijakan fiskal, lingkungan hidup, perubahan iklim, distribusi, kesejahteraan masyarakat, bahkan stabilitas sosial dan negara,” ungkap Iwan.

Baca juga :

ULM Kenalkan Dunia Kampus kepada Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru

Dorong Riset Lebih Berkualitas, ULM Ajak Akademisi Manfaatkan AI secara Bijak

ULM Bawa Potensi Lahan Basah Kalimantan Selatan ke Panggung Internasional melalui INTAN–HANDIL 2026

Ia menjelaskan, dari perspektif administrasi publik, ketahanan pangan merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dari sektor produksi, distribusi, hingga pengolahan pangan. Upaya tersebut perlu didukung koordinasi antarlembaga, perencanaan yang matang, serta pemanfaatan data yang akurat agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran.

Iwan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu. Kajian mengenai pertanian, ekosistem, dan tata kelola air, menurutnya, perlu terhubung dengan perumusan kebijakan publik agar solusi yang dihasilkan mampu menjawab tantangan pangan secara menyeluruh.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa komitmen ULM dalam mewujudkan Kampus Berdampak harus tercermin melalui kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat, bukan hanya capaian akademik. Hal ini sejalan dengan motto ULM, “Think, Act, and Impact”, yakni berpikir berdasarkan ilmu pengetahuan, bertindak dengan integritas, dan menghasilkan perubahan terukur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ir. H. Ariadi Noor, M.Si., menyoroti pentingnya ketahanan pangan bagi daerah yang memiliki potensi pertanian, termasuk Kalimantan Selatan.

Provinsi ini memiliki lahan rawa dan pasang surut yang berperan dalam produksi beras. Namun, pemanfaatan potensi tersebut menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengelolaan tata air dan alih fungsi lahan pertanian hingga regenerasi petani serta perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi.

Menurut Ariadi, tantangan tersebut membutuhkan tata kelola yang kuat, koordinasi antarlembaga, perencanaan matang, dan dukungan data yang akurat. Dengan demikian, kebijakan ketahanan pangan dapat dilaksanakan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

Ia juga menyoroti peran lulusan Administrasi Publik dalam mendukung penguatan ketahanan pangan melalui penelitian, kajian akademik, serta kolaborasi dengan perangkat daerah. Keterlibatan kalangan akademisi diharapkan dapat membantu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan dengan persoalan di lapangan.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional Forum Publik 2026, Khayatu Azzahra, berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap persoalan pangan nasional.

Melalui Forum Publik 2026, ULM mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam merumuskan langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan. Diskusi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi berlanjut menjadi kolaborasi dan rekomendasi kebijakan konkret demi mewujudkan sistem pangan yang berkelanjutan serta mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat pada masa mendatang.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34
2026 10 05 19 14 37 M. Irfan Fajrianur a€“ Praktisi Perlindungan Konsumen
Kajian Perlindungan Konsumen: Permasalahan Perlindungan Konsumen di Berbagai Sektor di Indonesia
5 Oktober 2026, 19.15
IMG 20261016 WA0041
Empat Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya
16 Oktober 2026, 16.42
IMG 20261006 101321
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
6 Oktober 2026, 10.15

You Might Also Like

ULM Kenalkan Dunia Kampus kepada Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru

Dorong Riset Lebih Berkualitas, ULM Ajak Akademisi Manfaatkan AI secara Bijak

ULM Bawa Potensi Lahan Basah Kalimantan Selatan ke Panggung Internasional melalui INTAN–HANDIL 2026

ULM Bahas Kemitraan Indonesia–Belanda dan Uni Eropa di Tengah Gejolak Global

ULM Masuki Era Baru, Iwan Aflanie Dorong Transformasi dan Kolaborasi Global

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?