TERAS7.COM – Cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi membuat Muhammad, pemuda asal Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, memilih untuk tidak berpangku tangan. Di sela kesibukannya menuntut ilmu di pesantren, ia berjualan demi mengumpulkan tabungan untuk membiayai kuliahnya kelak.
Bagi Muhammad, melanjutkan pendidikan bukan sekadar tentang keinginan, tetapi juga tentang usaha yang harus dimulai sejak sekarang. Dari warung yang dikelolanya, ia berusaha menyisihkan penghasilan sedikit demi sedikit agar cita-citanya mengenyam pendidikan tinggi bisa terwujud.
Perjuangan itu mendapat dukungan dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng). Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Kalselteng, PLN menyalurkan bantuan Program Ekonomi Bantuan Usaha pada Kamis (15/10/2026).
Bantuan tersebut berupa perbaikan warung agar lebih layak dan nyaman bagi pembeli, serta tambahan peralatan berjualan untuk menunjang usaha Muhammad.
Dukungan ini diharapkan dapat membantu Muhammad mengembangkan usahanya, sehingga ia memiliki kesempatan lebih besar untuk menambah tabungan pendidikan tanpa meninggalkan tekadnya menuntut ilmu di pesantren.
Ketua YBM PLN UP2D Kalselteng, Junan Mutamadra, mengatakan kegigihan Muhammad dalam berusaha di tengah kesibukannya menuntut ilmu merupakan semangat positif yang patut diapresiasi.
“Semangat Muhammad untuk terus berusaha di tengah kesibukannya menuntut ilmu patut kami apresiasi. Kami berharap bantuan ini dapat mengembangkan usahanya, sehingga menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan cita-citanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Junan.
Bagi Muhammad, bantuan perbaikan warung dan tambahan peralatan berjualan tersebut menjadi penyemangat untuk terus menjalankan usahanya. Ia berharap usahanya semakin lancar sehingga tabungan untuk biaya kuliah dapat terus bertambah.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada PLN atas bantuan perbaikan warung dan peralatan berjualan ini. Semoga usaha saya semakin lancar, sehingga tabungan untuk biaya kuliah bisa terus bertambah,” ungkap Muhammad.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, turut mengapresiasi kegigihan Muhammad dalam memperjuangkan masa depannya.
“Semangat seperti yang ditunjukkan Muhammad menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha. Kami berharap dukungan ini dapat memperkuat langkahnya dalam mengembangkan usaha dan membuka jalan menuju masa depan yang dicita-citakan,” tutur Iwan.
Melalui Program Ekonomi YBM PLN, PLN UID Kalselteng berupaya mendukung usaha produktif masyarakat agar berkembang menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi penerima manfaat sekaligus membantu mereka membuka peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik.