Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ini Dia Prosesi Ibadah Haji Dari Awal Hingga Akhir
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ini Dia Prosesi Ibadah Haji Dari Awal Hingga Akhir

Rizki Saputera
Rizki Saputera 10 Agustus 2019, 14.24
Share
1024px Supplicating Pilgrim at Masjid Al Haram. Mecca Saudi Arabia
Kota Suci Mekkah dipadahi jutaan jamaah haji dari seluruh dunia
SHARE

TERAS7.COM – Pada hari Sabtu (10/8) ini, jutaan jamaah haji dari seluruh dunia sedang melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah dalam rangkaian Ibadah Haji Tahun 1440 Hijriah.

Lalu bagaimana sebenarnya prosesi ibadah haji yang dirindukan oleh ummat muslim ini dijalankan mulai dari awal hingga akhir?

Kepada Teras7.com, staf Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar, Hade Mas Hadi mengungkapkan prosesi ibadah saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (9/8).

“Jamaah haji dari negara kita dibagi jadi 2 gelombang, yaitu gelombang pertama dan gelombang kedua. Perbedaan antara dua gelombang itu hanya rangkaian ibadahnya saja. Gelombang pertama sebelum berhaji melaksanakan berbagai ibadah di Madinah seperti Shalat Arbain atau shalat wajib 40 waktu di Mesjid Nabawi yang dialokasikan waktunya sekitar 8-9 hari, lalu berziarah dan kemudian menuju Mekkah untuk berhaji. Sedangkan gelombang kedua dilangsungkan di Mekkah melalui Jeddah, berhaji dulu baru nanti setelah berhaji baru ke Madinah melaksanakan ibadah-ibadah yang sama dengan gelombang pertama sebelum pulang ke tanah air,” ungkapnya.

800px Pilgrims cover Arafats roads plains and mountain Flickr Al Jazeera English
Jabal Arafah, tempat pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa memutih pada saat pelaksanaan Wukuf

Hade Mas Hadi menambahkan jamaah haji asal Indonesia lazimnya menggunakan prosesi Haji Tamattu, yaitu mendahulukan umrah daripada haji.

Baca juga :

Catat! Ini Jadwal Lengkap Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1447 H se-Kalsel

Momen Khusyuk Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026

“Begitu sampai di Mekkah, kedua rombongan besar ini akan memulai Ihram dari Miqat masing-masing. Gelombang pertama dari Madinah memulai ihram di Bir Ali, sementara gelombang kedua memulai ihram di Jeddah. Mereka langsung melakukan umrah wajib yang sudah termasuk hitungan haji. Setelah itu ada waktu antara umrah wajib dan menuju wukuf, nah disini mereka isi dengan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Kalau ingin umrah lagi tinggal keluar dari tanah Haram untuk memulai Ihram lagi,” ujarnya.

Pelaksanaan ibadah usai Umrah wajib dan menjelang pelaksanaan Wukuf itu disarankan dilakukan berkelompok, tidak sendirian. Namun ketika menjelang hari pelaksanaan wukuf, Ibadah umrah tidak disarankan dilaksanakan jamaah haji.

“Menjelang wukuf biasanya tidak disarankan melaksanakan umrah karena takutnya fisiknya terkuras kemudian dia bisa sakit atau dia lemes saat pelaksanaan wukuf,” terang Hade Mas Hadi.

Hajj locations and rites
Prosesi Ibadah Haji, untuk jamaah haji asal Indonesia dimulai dari Ihram di Miqat, lalu melaksanakan umrah wajib. Lalu berangkat menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah dan puncaknya mengikuti wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada malam 10 Dzulhijjah mulai bergerak menuju Mina untuk melempar Jumrah pada Hari Raya Haji dan 3 Hari Tasyrik. Kemudian kembali lagi ke Mekkah untuk melakukan Thawaf dan Sai serta memotong rambut melengkapi Rukun Haji.

Prosesi ibadah haji pun dimulai dengan pergerakan jamaah haji menuju Pada Arafah pada 8 Dzuhhijjah untuk melaksanakan wukuf di sana pada keesokan harinya.

“Puncaknya pada tanggal 9 Dzulhijjah itu mulai tengah hari akan ada Khutbah Haji, setelah Magrib masuk tanggal 10 Dzulhijjah jamaah haji mulai bergerak jalan kaki menuju Muzdalifah. Disini berhenti sejenak untuk bermabit, lalu pada tengah malam bergerak menuju kota Mina. Di Mina pada tanggal 10 Dzulhijjah atau hari raya haji, jamaah akan melontar jumratul ‘aqabah. Kemudian tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah berturut-turut atau 3 hari Tasyrik, mereka akan tetap di Mina untuk melontar jumrah. Tiap jumrah dilontarkan dengan 7 kerikil setiap harinya. Usai melontar kerikil setiap hari mereka pulang kembali ke perkemahan masing-masing yang ada di Mina,” jelasnya.

Karena jamaah haji berada di Mina untuk melempar jumrah sebagai bagian dari prosesi berhaji, mereka kata Hade Mas Hadi tidak melaksanakan Sholat Idul Adha, namun di Masjidil Haram, Mekkah tetap melaksanakan Shalat Idul Adha.

800px Kaaba 2
Ibadah haji ditutup dengan Thawaf dan Sai di Masjidil Haram usai melempar 3 Jumrah

Usai pelaksanaan melontar jumrah di Mina, mereka akan ke hotel masing-masing Mekkah kembali ke Mekkah, lalu melaksanakan Thawaf atau mengelilingi Ka’bah 7 kali dan Sai atau lari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwa sebagai bagian dari rukun Haji. Terakhir mereka melakukan Tahallul dengan mencukur atau menggunting rambut sekurang-kurangnya tiga helai rambut. Selesaikan prosesi ibadah haji dan jamaah menunggu waktu pemulangannya,” terang Hade Mas Hadi.

Karena jamaah haji asal Indonesia mengerjakan haji Tamattu, maka jamaah haji harus membayar dam atau denda, yaitu menyembelih seekor kambing untuk kurban atau puasa sepuluh hari, tiga hari dikerjakan waktu ihram dan tujuh hari dikerjakan saat kembali ke tanah air.

“Hal yang sama berlaku dengan haji Qiran, yaitu mengerjakan haji bersama-sama dengan umrah. Kalau mengerjakan haji dengan Ifrad, yaitu mendahulukan haji daripada umrah tidak kena dam, tapi pakaian Ihram yang dipakainya tidak boleh diganti mulai dari prosesi haji awal sampai akhir. Ketentuan ini tidak ada dalam haji Tamattu atau haji Qiran. Jadi masing-masing punya hal yang meringankan dan memberatkan,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love2
Cry0
Sad1
Happy0
Angry0
Surprise0
5 Reviews 5 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Catat! Ini Jadwal Lengkap Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1447 H se-Kalsel

Momen Khusyuk Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026

Awal Ramadan 1447 H Ditetapkan 18 Februari 2026, Muhammadiyah Mulai Puasa Besok

Wadah Guru Ngaji Pertama di Indonesia! Agnia Bawa Misi Besar Turunkan Buta Huruf Al-Qur’an

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?