Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kabupaten Banjar Punya Banyak Blank Spot Sinyal Komunikasi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kabupaten Banjar Punya Banyak Blank Spot Sinyal Komunikasi

Rizki Saputera
Rizki Saputera 1 Desember 2020, 15.39
Share
IMG 20201128 WA0004
SHARE

TERAS7.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berencana akan menerapkan sistem e-rekap (rekapitulasi elektronik) baru bernama Sirekap pertama kalinya di Pilkada Serentak 2020.

Penerapan Sirekap ini telah diatur dalam beberapa Peraturan KPU (PKPU), termasuk hasil revisi terbaru seperti PKPU Nomor 18 Tahun 2020 dan PKPU Nomor 19 Tahun 2020.

Sistem e-rekap sebenarnya sudah diterapkan oleh KPU dalam beberapa pemilu sebelumnya, untuk keperluan publikasi hasil pemungutan suara seperti pada Pemilu 2019 lalu KPU sudah menerapkan e-rekap yang menggunakan Situng (Sistem Informasi Penghitungan Suara).

Secara teknis, cara kerja Sirekap memiliki perbedaan dari Situng, meski fungsi penerapan kedua sistem e-rekap tersebut tidak jauh berbeda, akan tetapi penggunaan e-rekap di Pilkada 2020 tidak untuk rujukan utama penentuan hasil pemilihan seperti Pemilu 2019.

Dalam Pilkada Serentak 2020, penentuan pemenang pemilihan atau hasil pemungutan suara tetap merujuk kepada hasil rekapitulasi yang dilakukan manual dan berjenjang sejak di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), kecamatan, kabupaten, dan khusus pilgub, sampai provinsi.

Baca juga :

Drama 5 Triliun di Kalsel: Salah Input yang Menggerus Kepercayaan

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Pemkab Tapin Akan Pasang 105 Titik Lampu Jalan

Tekankan Integritas ASN, Wakil Bupati Tapin Buka Uji Kompetensi JPT Pratama

Komisioner KPU Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib pada Jumat (28/11) kemarin mengatakan pada pilkada serentak tahun 2020 ini, KPU membuat sebuah sistem dengan nama Sirekap yang dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan bimbingan teknis untuk penggunaan sistem sirekap.

“Untuk kawan kawan petugas TPS kita lakukan bimbingan teknis, pada tahun ini menggunakan sistem sirekap. Sirekap itu aplikasi yang memudahkan penghitungan suara. Tetapi tetap yang digunakan adalah perhitungan suara manual. Rekap hanya membantu,” ujarnya

Pria yang akrab disapa ini menjelaskan Sistem Informasi Rekapitulasi adalah perangkat aplikasi berbasis teknologi informasi dan berfungsi sebagai sarana publikasi hasil penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara, serta alat bantu di pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan, demikian definisi yang tercantung di sejumlah PKPU terbaru.

Akan tetapi penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi yang berbasis teknologi informasi di Kabupaten Banjar ini tak bisa dengan mudah diterapkan, karena pada beberapa kecamatan terdapat Blank spot.

Blank spot sendiri adalah kondisi di mana suatu tempat tidak tersentuh atau tercover sinyal komunikasi, baik untuk komunikasi analog seperti jaringan telepon atau komunikasi digital seperti jaringan internet sehingga menyulitkan terjadinya komunikasi dua arah.

Sementara itu Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Dinas Kominfo Kabupaten Banjar, Cornelius Kristiyanto mengatakan di Kabupaten Banjar diperkirakan di semua kecamatan masih ada terdapat blank spot karena kondisi geografis.

“Di Kabupaten Banjar banyak memiliki daerah perbukitan, seperti daerah Paramasan, Kecamatan Pengaron, Kecamatan Telaga Bauntung, Kecamatan Aranio,” ungkapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34

You Might Also Like

Drama 5 Triliun di Kalsel: Salah Input yang Menggerus Kepercayaan

Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Pemkab Tapin Akan Pasang 105 Titik Lampu Jalan

Tekankan Integritas ASN, Wakil Bupati Tapin Buka Uji Kompetensi JPT Pratama

SEKDA Tapin buka Musrembang Kecamatan Tapin Selatan dan Salam Babaris

Sah! KPU Tetapkan Saidi Mansyur-Said Idrus sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banjar Terpilih

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?