TERAS7.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar menggelar lomba bercerita tingkat Sekolah Dasar Sederajat Tingkat Kabupaten Banjar tahun 2021 bertempat di Mahligai Sultan Adam Martapura pada Kamis (18/3/2021) kemarin.
Kegiatan yang mengusung tema ”Menumbuhkembangkan kegemaran membaca dan kecintaan terhadap budaya lokal dalam upaya membangun karakter, kecerdasan, kreatifitas, dan inovasi generasi muda Indonesia” ini diikuti 13 peserta.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Banjar Saidi Mansyur didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Nur Gita Tiyas Saidi Mansyur, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Yasna Khairina, Plt Kepala Dinas Pendidikan Banjar Liana Penny, Kasatbhinmas Polres Banjar Amalia Afifi serta para guru.

Saidi Mansyur menyambut baik terselenggaranya lomba bercerita tingkat SD sederajat dan berharap ke depannya bisa menumbuhkan kegemaran budaya membaca di masyarakat terutamanya pada anak anak sebagai generasi bangsa.
“Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memasyarakatkan perpustakaan dan menanamkan agar masyarakat kegemaran membaca, melalui serangkaian kegiatan akan menambah semangat kita dalam meningkatkan pembudayaan gemar membaca,” ucapnya.
Saidi Mansyur menambahkan diperlukan peran serta pemerintah daerah dan keluarga dalam upaya membudayakan kegiatan gemar membaca pada anak anak zaman sekarang.
“Pemerintah dapat menyediakan fasilitas perpustakaan di tempat umum dan segala polosok daerah. Dengan tersedianya perpustakaan dapat menjadi proses belajar mengajar bagi anak anak dan keluarga dalam hal ini orang tua dan guru dapat menumbuhkembangkan mental mereka dalam membiasakan gemar membaca di rumah dan sekolah,” harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Yasna Khairina mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan minat, kemampuan dan kesenangan membaca sebagai faktor utama dan modal penting dalam pendidikan baik formal maupun informal.
“Kami dari dinas berharap dengan support pemerintah dalam menyediakan fasilitas perpustakaan di setiap desa, 1 desa 1 perpustakaan. Sehingga bisa memudahkan masyarakat akan akses baca buku berkualitas dan murah. Mudah mudahan peserta semakin bertambah setiap tahunnya dan bisa mewakili 20 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Banjar,” jelasnya.