Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kerjasama Dengan Diskan Banjar, Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura Mampu Produksi Olahan Makanan Berbahan Ikan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kerjasama Dengan Diskan Banjar, Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura Mampu Produksi Olahan Makanan Berbahan Ikan

Rizki Saputera
Rizki Saputera 8 April 2021, 15.42
Share
Produk makanan berbahan ikan yang ditampilkan stand Diskan Banjar pada Pasar Murah di Halaman Kantor Kecamatan Martapura beberapa waktu yang lalu
SHARE

TERAS7.COM – Dalam pelaksanaan Pasar Murah yang digelar Disperindag Kabupaten Banjar di halaman kantor Kecamatan Martapura pada Selasa (6/4/2021) kemarin, beragam jenis bahan pokok dan produk kerajinan pangan yang ditawarkan bagi pengunjung.

Salah satunya adalah produk olahan makanan berbahan ikan seperti otak-otak dan empek-empek yang berada di stand Diskan Banjar.

Ari Cahyono, salah satu pengunjung yang membeli produk olahan makanan di stand Diskan Banjar tersebut mengaku menyukai produk tersebut.

“Rasanya enak, rasa ikannya pas dan teksturnya juga agak renyah kenyal. Saya cukup suka, walau untuk kuah-nya terlalu pekat,” ujarnya.

Tak hanya mencoba makan di tempat, Ari juga membeli produk olahan makanan berbahan ikan ini untuk keluarganya di rumah.

Sementara itu Kepala Diskan Banjar, HM. Riza Dauly mengungkapkan produk yang ditampilkan di stand instansi yang dipimpinnya ini berasal dari banyak pelaku UMKM.

Screenshot 20210408 1541052

“Salah satu produknya adalah hasil pelatihan yang kami lakukan Kerjasama dengan Lapas Perempuan Martapura. Dalam Kerjasama tersebut, kami sebagai fasilitator untuk memberikan keterampilan pengolahan ikan dan budidaya ikan,” terangnya.

HM. Riza Dauly menambahkan salah satu produknya, yakni otak-otak, empek-empek, abon hingga amplang adalah produk hasil pelatihan warga binaan di Lapas Perempuan Martapura.

Tak hanya membantu memberikan pelatihan, instansi yang dipimpinnya sejak 2019 ini berencana akan memberikan fasilitas lain berupa pemasaran yang tahap awal akan dilakukan melalui media sosial.

“Produk tersebut juga akan kami bantu agar bisa mendapatkan izin yang diperlukan, sehingga bisa masuk ke pasar modern. Kita berharap pelatihan ini bisa mendorong ketahanan pangan serta dapat bermanfaat bagi warga binaan di Lapas, sehingga kalau mereka bebas nanti tak bingung mencari pekerjaan karena punya keterampilan,” harap Riza Dauly.

Dalam kesempatan berbeda pada Rabu (7/4), Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Sulis Farida Fitriani mengungkapkan memang dalam tahun 2021 ini pihaknya melaksanakan pelatihan bagi warga binaan, diantaranya pengolahan bahan pangan berbahan dasar ikan bekerjasama dengan Diskan Kabupaten Banjar.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura Salis Farida Fitriani mengungkapkan pelatihan bagi warga binaan tersebut merupakan program nasional dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI

Dengan menggandeng instruktur pelatihan dari kalangan UMKM bidang pengolahan pangan di Kabupaten Banjar, warga binaan di Lapas Perempuan berhasil membuat produk olahan pangan yang turut serta dipamerkan dalam Pasar Murah tersebut.

“Tapi kemarin masih tahap belajar, jadi belum sepenuhnya produksi,” ungkapnya.

Sulis Farida menambahkan beberapa produk olahan makanan dari pelatihan warga binaan ini bahkan telah memiliki surat izin, seperti Amplang yang tinggal menunggu sertifikasi halal.

Kerjasama yang dilaksanakan sebagai bagian dari Program Nasional yang dilaksanakan di seluruh Lapas di Indonesia ini sendiri bertujuan agar warga binaan memiliki keterampilan dan kemandirian dalam berusaha setelah bebas nanti, sehingga tak lagi terjerat kasus kriminal.

Pelatihan yang menggandeng instansi pemerintahan dan swasta ini sendiri disesuaikan dengan kearifan lokal daerah masing-masing.

“Setelah mendapatkan pelatihan, mereka akan mendapatkan sertifikat. Selama di lapas mereka juga akan kita karyakan dan mendapatkan fee yang akan ditabung. Sehingga ketika mereka bebas nanti akan memiliki keterampilan dan tabungan modal usaha,” terangnya.

Sulis Farida berharap semua warga binaan sudah bebas selepas ini tak kesulitan mencari nafkah setelah karena telah mendapatkan pelatihan selama di Lapas dan tak lagi terjerumus dalam tindak kejahatan karena terjepit dengan kebutuhan hidup.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32
IMG 20260825 WA0002
3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak
29 Agustus 2026, 09.49
Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?