Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Sejarah Masjid Agung Al Karomah Martapura, Dibangun Menggantikan Masjid yang Dibakar Belanda
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Sejarah Masjid Agung Al Karomah Martapura, Dibangun Menggantikan Masjid yang Dibakar Belanda

Rizki Saputera
Rizki Saputera 14 April 2021, 15.17
Share
640px Masjid Agung Al Karomah
SHARE

TERAS7.COM – Masjid Agung Al Karomah Martapura merupakan masjid kebanggan orang Martapura Khususnya Kabupaten Banjar.

Masjid ini sering kali jadi tempat persinggahan bagi masyarakat luar daerah Kabupaten Banjar yang berkunjung untuk melakukan perjalanan ziarah ke makam para ulama dan habaib yang tersebar di Bumi Serambi Mekkah.

Tak hanya itu, masjid yang memiliki daya tampung 10 ribu orang jamaah ini juga menjadi tempat melepas lelah dari warga Martapura sendiri.

Salah satunya seperti Yoga, warga Martapura yang mengaku selalu menyempatkan waktu untuk beribadah di masjid ini ketika pulang kampung.

“Saya sendiri cukup sering ke sini, terutama ketika saya pulang kampung seperti sekarang. Cukup nyaman beribadah di masjid ini,” tuturnya.

Apalagi menurutnya, fasilitas masjid ini bertambah, khususnya dengan adanya fasilitas air minum yang ada di sekitar masjid.

Masjid terbesar di Kabupaten Banjar ini sendiri rupanya bukanlah masjid pertama dan tertua, karena masjid ini bukanlah masjid pertama yang dibangun.

Masjid yang saat ini merupakan masjid yang kedua yang dibangun di Kota Martapura dan berada di lokasi berbeda dari masjid asalnya.

Masjid Agung Al Karomah, dulunya bernama adalah Masjid Jami’ Martapura, yang didirikan oleh panitia pembangunan masjid yaitu HM. Nasir, HM. Taher (Datu Kaya), HM Afif (Datu Landak).

COLLECTIE TROPENMUSEUM Alun alun met moskee Martapoera TMnr 60018755

Rahmani, salah satu pengelola Masjid Agung Al Karomah Martapura beberapa waktu yang lalu mengungkapkan kepanitiaan ini didukung oleh Raden Tumenggung Kesuma Yuda dan Mufti HM Noor.

Masjid Jami Martapura sendiri pada awalnya berlokasi di Desa Pesayangan atau depan Pondok Pesantren Darussalam Martapura.

“Pada waktu itu Masjid berfungsi sebagai tempat peribadatan, dakwah Islamiah, integrasi umat Islam dan markas atau benteng pertahanan para pejuang dalam menentang Belanda. Akibatnya belanda melakukan pembakaran kampung Pesayangan dan Masjid Jami Martapura,” ungkapnya

Setelah itu masyarakat Martapura ingin membangun Masjid yang lebih besar pada Tahun 1280 Hijriyah atau 1863 Masehi dengan lokasi dimana saat ini masjid Agung Al Karomah berdiri.

Menurut riwayatnya, Datuk Landak dipercaya untuk mencari kayu Ulin sebagai sokoguru masjid ke daerah Barito Kalimantan Tengan.

Setelah tiang ulin berada di lokasi bangunan Masjid, lalu disepakati lokasi pendirian masjid Jami Martapura yang kedua dan tepat pada 10 Rajab 1315 (5 Desember 1897 M) dimulailah pembangunan Masjid Jami’ tersebut.

Secara teknis bangunan masjid tersebut adalah bangunan dengan struktur utama dari kayu ulin dengan atap sirap, dinding dan lantai papan kayu ulin.

Seiring dengan perubahan masa dari waktu ke waktu masjid tersebut selalu di renovasi hingga di perlebar, tetapi struktur utama tidak berubah.

Pada tahun 1994 M atau 12 Rabiul Awal 1415 H dalam perayaan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, Masjid Jami Martapura diresmikan menjadi Masjid Agung Al Karomah.

Rahmani menjelaskan benda yang masih ada dan asli dari pembangunan masjid adalah tiang guru yang merupakan awal masjid, mimbar tempat khatib khutbah dan bedug (dauh).

“Masjid Agung Al Karomah Martapura sendiri dilakukan rehab terakhir sekitar tahun 2004, termasuk pembangunan halaman masjid seperti sekarang,” ungkapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love3
Cry2
Sad0
Happy2
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?