Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hati-Hati, Guru Menolak Vaksinasi Bisa Kena Sanksi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hati-Hati, Guru Menolak Vaksinasi Bisa Kena Sanksi

Rizki Saputera
Rizki Saputera 10 September 2021, 14.21
Share
Foto 1 PTMT
Kabupaten Banjar telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas setelah sempat ditiadakan akibat penerapan PPKM
SHARE

TERAS7.COM – Setelah sempat ditiadakan, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) telah dilaksanakan sejak akhir agustus 2021 yang lalu.

Salah satu persyaratan agar sekolah bisa kembali melaksanakan PTMT menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri adalah vaksinasi Covid-19 bagi seluruh guru atau pengajar dan kepala sekolah.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar mengeluarkan instruksi vaksinasi tersebut dan bersifat wajib, dimana jika ada guru yang menolak maka pemerintah akan memberikan sanksi yang tegas.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Disdik Kabupaten Banjar, Liana Penny kepada awak media lainnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Foto 2 PTMT
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny menyebutkan akan ada sanksi bagi tenaga pendidik yang menolak vaksinasi tanpa alasan kesehatan

“Guru yang tidak mau untuk disuntik vaksin dengan alasan tertentu, seperti takut disuntik atau sengaja mengabaikannya, akan diberikan sanski berupa dilarang masuk untuk mengajar,” tegasnya.

Baca juga :

Kontraktor Pekerjaan Bangunan Sekolah di Karang Intan Tidak Kompeten, Antung Aman: Aneh, Kenapa Diberi Proyek?

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Mangkir Panggilan DPRD Bahas Pemecatan Pegawai Cuti Umroh

Nurgita Tyas Raih Penghargaan Tertinggi Wiyata Dharma Utama Langsung Dari Ibu Negara

Liana menjelaskan kegunaan vaksinasi tersebut selain untuk membentuk kekebalan dalam tubuh kita sendiri juga bertujuan agar para pelajar dan orangtua wali murid merasa aman, ketika kegiatan PTMT dilaksanakan.

Namun, lebih jauh Liana Penny memang ada pengecualian kepada guru yang tidak disuntik vaksin, seperti memiliki penyakit bawaan atau penyakit tertentu.

“Kalau mempunyai riwayat penyakit bawaan dan tidak bisa disuntik vaksin, harus menyertakan keterangan hasil pemeriksaan dari dokter,” ucapnya.

Cakupan vaksinasi untuk pengajar di Kabupaten Banjar sudah cukup tinggi, terdata hingga 9 September 2021.

“Dari 5.000 guru hanya ada sekitar 2 sampai 3 persen yang masih belum di vaksin. Mereka merupakan pengajar di tingkat TK, SD dan SMP di bawah naungan Disdik Kabupaten Banjar,” sebutnya.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin mengatakan memang tak mungkin 100 persen guru menjalani vaksinasi.

Foto 3 PTMT
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Diauddin menyebutkan memang tak mungkin 100 persen guru akan di vaksin, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan

“Memang tak mungkin 100 persen, karena ada guru yang sebenarnya tak bisa di vaksin. Makanya harus konsultasi dengan dokter spesialis, apakah betul tak bisa di vaksin atau tidak boleh,” terangnya.

Jika tak bisa di vaksin lanjut Diauddin, maka dokter akan memberikan keterangan hasil pemeriksaan jika yang bersangkutan tak bisa mengikuti vaksinasi.

“Terkait jika ada guru yang menolak vaksin, tapi sebenarnya boleh mendapatkan vaksin, itu urusan mereka dengan atasannya. Kita fokus dengan mereka yang mau saja,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Kontraktor Pekerjaan Bangunan Sekolah di Karang Intan Tidak Kompeten, Antung Aman: Aneh, Kenapa Diberi Proyek?

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Mangkir Panggilan DPRD Bahas Pemecatan Pegawai Cuti Umroh

Nurgita Tyas Raih Penghargaan Tertinggi Wiyata Dharma Utama Langsung Dari Ibu Negara

Teror DBD Masih Mencekam di Kabupaten Banjar, Masyarakat Diimbau Laksanakan PSN

Soal Perbaikan Puskesmas Pembantu di Kalampaian Ilir, Dinkes Banjar: Sampaikan Melalui Musrenbang

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?