TERAS7.COM – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak merebak di Indonesia, tentu hal ini mengkhawatirkan karena sebentar lagi umat muslim akan melakukan Ibadah Kurban saat Hari Raya Idul Adha mendatang.
Oleh karenanya, Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari meminta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru untuk segera melakukan sosialisasi masif dan edukasi tentang wabah PMK tersebut kepada masyarakat.
“Mengingat hari raya Idul adha yang semakin dekat dan mulai banyaknya pedagang yang mulai menjual hewan kurban di beberapa tempat di Kota Banjarbaru,” ujarnya. Kamis (16/06/2022).

“Semakin mendekati Idul adha, jumlah pedagang itu akan semakin banyak dan hewan yang akan didatangkan dari luar kota Banjarbaru juga akan semakin banyak. Padahal hewan kurban seperti kambing, sapi dan kerbau termasuk jenis hewan yang terserang PMK ini,” tambahnya.
Menurut Politisi muda PKS ini, masyarakat terutama pedagang dan panitia kurban di Masjid, Mushola, perkantoran dan sekolah perlu mendapatkan sosialisasi tentang ciri-ciri hewan yang terjangkit PMK.
Disisi lain, menurutnya masyarakat umum juga perlu mendapatkan edukasi ini agar cara memasak daging ataupun edukasi terkait bagian dalam dari daging kurban yang kemungkinan terjangkit PMK bisa diolah dengan benar.
Khalis menambahkan tahun ini ketika pandemi mulai mereda, diperkirakan jumlah tempat penampungan dan penjualan hewan kurban akan terus meningkat.
“Maka pengawasan atas lalu lintas hewan kurban yang masuk ke Kota Banjarbaru juga harus lebih diperketat,” ungkapnya.
Namun yang lebih penting lagi menurutnya, adalah bagaimana sosialisasi dan edukasi yang benar tentang PMK kepada pedagang kurban, panitia kurban dan masyarakat secara keseluruhan.