Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Bupati Saksikan Budaya Kuntau di Objek Wisata Sungai Rangas
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Bupati Saksikan Budaya Kuntau di Objek Wisata Sungai Rangas

Tim Redaksi
Tim Redaksi 24 Juli 2022, 16.33
Share
20220724 105602 750x430 1
Disaksikan Langsung Oleh Bupati Banjar Saidi Mansyur, penampilan pekuntau Taufik Rahman dari Perguruan Rajapati Cindai Alus, peraih medali emas untuk narasi cerita, katagori cerita umum di Palembang Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022, menandai digelarnya Festival Silat Budaya Kuntau se Kabupaten Banjar, di Obyek Wisata Sungai, Desa Sungai Rangas Kecamatan Martapura Barat, Minggu (24/7/2022) pagi. Foto: Diskominfo Banjar
SHARE

TERAS7.COM – Penampilan pekuntau Taufik Rahman dari Perguruan Rajapati Cindai Alus, peraih medali emas untuk narasi cerita, katagori cerita umum di Palembang Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022, menandai digelarnya Festival Silat Budaya Kuntau se Kabupaten Banjar, di Obyek Wisata Sungai, Desa Sungai Rangas Kecamatan Martapura Barat, Minggu (24/7/2022) pagi.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi festival budaya yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) ini, karena melibatkan anak muda dalam pelestarian budaya yang akan berdampak positif bagi para pemuda.

Dijelaskan Saidi Mansyur, sebelumnya APPSBI Kabupaten Banjar yang terbentuk pada tahun 2021 lalu, juga berkeinginan untuk menggelar kegiatan ini, namun terkendala dengan pandemi Covid-19.

” 2021 lalu mau melaksanakan pembinaan namun terkendala pandemi, dan baru bisa tahun ini,” ucapnya.

Terkait belum begitu banyaknya perguruan yang mengikuti festival, Saidi berharap pelaksanaan festival ini akan digelar ditahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi.

Baca juga :

Safari Ramadan di Sambung Makmur, Bupati Banjar Salurkan Hibah dan Bantuan Sosial

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda

” Pesan saya dilaksanakan lebih luas lagi, karena perguruan yang mengikuti belum begitu banyak,” pesannya.

Festival Silat Budaya Kuntau dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar ke 72 ini, dikatakan Elita selaku ketua panitia pelaksana, di ikuti 9 perguruan yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar.

Elita menjelaskan bahwa sebenarnya ada 14 perguruan yang tercatat sebagai anggota. Namun tidak semua perguruan bisa mengikuti festival tersebut.

” Yang belum ikut, ada kurang mengerti tentang festival, gugup bagaimana festival itu, dan ini merupakan gebrakan kita bahwa ini loh festival,” ujarnya.

Terkait belum begitu banyaknya perguruan yang mengikuti festival, Saidi berharap pelaksanaan festival ini akan digelar ditahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi.

” Pesan saya dilaksanakan lebih luas lagi, karena perguruan yang mengikuti belum begitu banyak,” pesannya.

Festival Silat Budaya Kuntau dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar ke 72 ini, dikatakan Elita selaku ketua panitia pelaksana, di ikuti 9 perguruan yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar.

Elita menjelaskan bahwa sebenarnya ada 14 perguruan yang tercatat sebagai anggota. Namun tidak semua perguruan bisa mengikuti festival tersebut.

” Yang belum ikut, ada kurang mengerti tentang festival, gugup bagaimana festival itu, dan ini merupakan gebrakan kita bahwa ini loh festival,” ujarnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Safari Ramadan di Sambung Makmur, Bupati Banjar Salurkan Hibah dan Bantuan Sosial

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda

Festival Budaya Meratus II, Desa Kapul Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Adat dan Majukan Wisata Balangan

Peletakan Batu Pertama Tugu Sianipar Purbaraja: Simbol Persatuan dan Penghormatan kepada Leluhur

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?