Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Menakar Sistem Proporsional Terbuka, Rule of The Game Pemilu 2024
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Menakar Sistem Proporsional Terbuka, Rule of The Game Pemilu 2024

Tim Redaksi
Tim Redaksi 15 Juni 2023, 21.43
Share
Menakar sistem pemilu proporsional terbuka di 2024 oleh Edy Ariansyah, Anggota KPU Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2018 - 2023. (Foto: KPU Kalsel)
Menakar sistem pemilu proporsional terbuka di 2024 oleh Edy Ariansyah, Anggota KPU Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2018 - 2023. (Foto: KPU Kalsel)
SHARE

TERAS7.COM – Isu mengenai sistem Pemilu 2024 yang bakal dilaksanakan secara proporsional tertutup, akhirnya terbantahkan usai putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK), pada Kamis (15/06/2023) siang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Dalam sidangnya ini, Ketua MK Anwar Usman memutuskan menolak gugatan terkait sistem pemilu agar tertutup, sehingga pada perhelatan Pemilu 2024 mendatang akan tetap dilaksanakan secara proporsional terbuka.

Menurut pandangan mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2018-2023, Edy Ariansyah mengatakan, putusan MK ini mengokohkan kepastian hukum terkait sistem Pemilu 2024 mendatang.

“Dengan kearifan dan pijakan keadilan konstitusional bahwa putusan Mahkamah Konstitusi ini mengokohkan kepastian hukum terkait sistem pemilu untuk memilih anggota DPR dan DPRD pada Pemilu 2024,” ujarnya.

Bagi Edy, sistem proporsional terbuka yang jadi rule of the game Pemilu 2024 ini memberi dampak positif bagi iklim demokrasi di Indonesia, dan memenuhi ekspektasi mayoritas pemangku kepentingan pemilu, seperti partai politik peserta, civil society, pemilih dan lainnya.

Baca juga :

PANminton Jadi Panggung Kebersamaan PAN Banjarbaru di Momen HUT ke-28 Partai dan HUT ke-81 RI

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Bawaslu Bersama ULM, Kawal Demokrasi Era Digital

Lalu ia juga turut menyimak pertimbangan hukum MK mengenai money politics atau politik uang yang tetap berpotensi terjadi pada sistem pemilu apapun yang digunakan.

Terkait potensi money politics ini, menurut Edy, penting bagi semua pihak untuk memperkuat kesadaran pemilu yang berintegritas, dan komitmen ini diletakan kepada seluruh pemangku kepentingan Pemilu.

“Integritas proses dan hasil pemilu menjadi tanggung jawab semua pihak, dan umumnya kepada pemangku kepentingan utama pemilu yaitu penyelenggara pemilu, peserta pemilu, dan pemilih,” ucapnya.

Terlebih menurut Edy, dari hasil putusan sistem Pemilu 2024 oleh MK ini setidaknya berdampak positif terhadap integritas jalannya pesta demokrasi yang jujur dan adil.

Seperti misalnya, mengurangi dinamika internal partai politik terkait nominasi urutan daftar bakal calon anggota DPR dan DPRD yang telah diajukan kepada penyelenggara pemilu.

“Setidaknya terkurangi dinamika internal partai politik terkait nominasi urutan daftar bakal calon Anggota DPR dan DPRD yang telah diajukan kepada penyelenggara Pemilu,” ungkapnya.

Kemudian kata Edi, hasil putusan MK ini berdampak terhadap terjaganya kontinuitas strategi elektabilitas partai politik peserta pemilu yang telah direncanakan jauh sebelum pengajuan daftar calon DPR dan DPRD.

Lalu, terjaganya atau meningkatkan animo kerja pemenangan setiap bakal calon anggota DPR dan DPRD, yang telah diajukan partai politiknya masing-masing kepada penyelenggara pemilu untuk mencapai target elektablitas.

Selain itu kata Edy, sistem proporsional terbuka ini juga menjaga konsistensi regulasi teknis terkait pencalonan DPR dan DPRD yang telah diundangkan oleh KPU.

“Sehingga tidak diperlukan menata ulang mekanisme dan prosedur teknis proses pencalonan legislatif yang sedang berlangsung,” tuturnya.

Disamping itu, sistem proporsional terbuka ini menurut Edy juga memperkuat kepatuhan penyelenggaraan pemilu demokratis yang berkepastian hukum.

“Yang mana menegaskan seluruh proses pemilu dapat diprediksi dan hasil pemilu tidak dapat diprediksi atau predictable process and unpredictable result,” terangnya.

Terakhir, menurut Edy, sistem proporsional terbuka juga dapat memperkokoh kematangan pemahaman pemilih terkait informasi sistem pemilu yang telah disosialisasikan, dan diedukasikan oleh penyelenggara pemilu.

“Sehingga tercegahnya potensi dampak yang menegasikan ketaatan terhadap prinsip kepastian hukum dalam penyelenggaraan Pemilu,” pungkasnya. (ADV)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

PANminton Jadi Panggung Kebersamaan PAN Banjarbaru di Momen HUT ke-28 Partai dan HUT ke-81 RI

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Bawaslu Bersama ULM, Kawal Demokrasi Era Digital

Muscab, Partai Demokrat Tanbu Buka Pendaftaran Calon Ketua

Pendaftaran Ditutup! Ini 3 Bakal Calon Kandidat Rektor ULM

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?