TERAS7.COM – Parkir tepi jalan yang selama ini menghiasi Jalan Pangeran Suriansyah, Kelurahan Loktabat Utara resmi dibebaskan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.
Larangan parkir di tepi Jalan Suriansyah ini pun dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Abdul Basit.
“Jalan Pangeran Suriansyah sudah dipastikan steril dari parkir mobil, selain itu juga sudah tidak ada titik parkir aktif lagi di kawasan itu. Sebelumnya ada dua titi parkir yang masuk dalam pungutan retribusi daerah,” ujarnya, Kamis (07/09/2023).
Menurutnya, area parkir yang selama ini berada di tepi Jalan Pangeran Suriansyah ini mengakibatkan jalur lalulintas masyarakat sering terganggu, mengingat kondisi jalan tersebut yang cukup padat.
Ia juga menambahkan apabila hingga saat ini masih ada yang memungut parkir, itu sudah dipastikan ilegal.
Bahkan pihaknya sudah koordinasi dengan beberapa instansi yang menghadap langsung ke jalan tersebut untuk tidak parkir di jalan.
“Kami sudah menyurati semua instansi seperti Kominfo, kecamatan Sekolah dan lainnya, agar tidak lagi memarkir kendaraan maupun mobil di bahu jalan. Setelah itu nanti beberapa pedagang kaki lima juga akan ditertibkan, saat ini suratnya sedang kami persiapkan,” ujarnya.
Senada, Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan, Adi Royan Pratama membenarkan hal tersebut. Pihaknya sudah memasang rambu larangan parkir dan Road Barrier untuk membuat tanda larangan.
“Tanggal 31 Agustus malam kami pasang rambu larangan di kawasan Jalan Suriansyah. Memang ada dua titik parkir yang hilang, tetapi karena semua ini demi kelancaran aktivitas masyarakat harus ada yang dikalahkan,” ucapnya.
Adi Royan juga menjelaskan, pasca pelarangan parkir di kawasan itu, pihaknya langsung menurunkan petugas untuk mencari kantong parkir alternatif.
“Pemasangan pembatas atau rambu larangan tanggal 31 Agustus jam 12.00 malam. Artinya per tanggal 1 September sudah dilarang untuk parkir di kawasan itu,” ucapnya.
Disinggung soal dimana akan ada pemindahan kantong parkir, Adi Royan mengatakan pihaknya masih melakukan kajian dan survey.
“Intinya saat ini petugas kami masih melakukan survey, semoga saja ada titik alternatif kantong parkir baru,” tuntasnya.