TERAS7.COM – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung pada Senin (11/09/2023) pagi terpantau mengalami 2 kali gempa letusan atau erupsi.
Bahkan, akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ini mengakibatkan asap tebal membumbung ke langit, dengan ketinggian sekitar 1000 meter dari puncaknya.
“Teramati asap kawah utama berwarna putih, kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-1000 meter dari puncak,” tulis keterangan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Akibat erupsi gunung berapi aktif ini, masyarakat diimbau agar tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif Anak Gunung Krakatau.
“Masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif,” imbau PVMBG.
Adapun akibat erupsi ini, PVMBG langsung memberi status Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga.