Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 8 Agustus 2026, 18.17
Share
IMG 20260808 120458
Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Ir H Takyin Baskoro MH saat meninjau rumah yang ditempati Nana (32) di Jalan Kasturi 2, Kelurahan Syamsudin Noor. (Foto: Ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Ir H Takyin Baskoro MH, turun langsung meninjau rumah yang ditempati Nana (32) di Jalan Kasturi 2, Tambak Langsat, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, yang terancam digusur akibat sengketa lahan, Sabtu (08/08/2026).

Nana merupakan seorang janda dengan dua anak yang kini diliputi kecemasan akibat sengketa lahan yang mengancam rumah tempat keluarganya tinggal.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi ketenangan Nana dan kedua anaknya selama persoalan tersebut belum menemukan titik penyelesaian.

Persoalan itulah yang mendorong Anggota DPRD Banjarbaru dari Fraksi Partai NasDem ini turun langsung melakukan koordinasi dan mediasi. Terlebih lagi, kasus ini terjadi di daerah pemilihannya.

“Peristiwa hukum yang menimpa Ibu Nana ini terjadi di dapil kami. Sehingga hukumnya wajib bagi kami untuk turun ke bawah melakukan mediasi agar persoalan Ibu Nana ini segera bisa diselesaikan,” ujarnya.

Baca juga :

Ribuan Santri Balangan Terima Bantuan Pendidikan dari Bupati Abdul Hadi

Buka Lomba Mancing HUT ke-81 RI, Lisa Halaby Lontarkan Candaan: Kalau Tak Ada Acara, Ulun Ikut

Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan

Menurut Takyin, Nana saat ini telah didampingi oleh tim kuasa hukum. DPRD kata dia, akan bersinergi dengan kuasa hukum agar proses penyelesaian perkara dapat berjalan lebih maksimal dan hak-hak Nana dapat diperjuangkan.

“Kami sudah berbicara dengan kuasa hukumnya. Untuk menghadapi kasus ini kami akan bersinergi, saling mengisi dan saling membantu, sehingga Ibu Nana bisa memperoleh haknya sebagaimana mestinya,” katanya.

Terkait kemungkinan pelaporan ke Satgas Mafia Tanah, Takyin mengatakan langkah tersebut masih menunggu perkembangan hasil kajian dari tim kuasa hukum.

“Kita melihat perkembangan dulu, bagaimana kuasa hukum mempelajari kasus ini. Baru nanti akan diambil tindakan-tindakan selanjutnya,” jelasnya.

IMG 20260808 121847
Takyin Baskoro memastikan akan mengawal perkara sengketa lahan yang dialami Nana. (Foto: Ariandi)

Selain mengawal aspek hukum, Takyin juga menaruh perhatian pada keamanan Nana selama proses sengketa berlangsung. Ia memastikan, akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar Nana dapat tetap tinggal dengan aman dan tenang.

“Kami akan berkoordinasi dengan RT, RW, lurah, Polsek setempat, dan pihak berwenang lainnya supaya betul-betul Ibu Nana bisa tinggal di sini dengan tenteram, aman, dan tidak waswas,” ujarnya.

IMG 20260808 122415
Nana, Pemilik Rumah yang terancam digusur (tengah), bersama dua Kuasa Hukumnya (kanan-kiri), Yanto dan Rahmatullah. (Foto: Ariandi)

Sementara itu, kuasa hukum Nana dari Law Firm Nusantara Borneo, Yanto, mengatakan pihaknya masih mempelajari perkara sekaligus mengumpulkan bukti-bukti terkait sengketa lahan tersebut. Termasuk menelusuri apakah terdapat dugaan praktik mafia tanah dalam persoalan yang dihadapi Nana.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti. Apabila nantinya ditemukan indikasi adanya praktik mafia tanah, tentu akan kami laporkan,” ujarnya.

Untuk saat ini, Yanto mengatakan pihaknya lebih berkonsentrasi pada nasib Nana dan kedua anaknya sembari mengumpulkan bukti serta mempelajari persoalan secara menyeluruh. Apabila nantinya ditemukan unsur pidana, pihaknya memastikan akan menempuh upaya hukum.

Yanto juga mengapresiasi perhatian DPRD Kota Banjarbaru yang langsung turun ke lapangan setelah menerima informasi mengenai persoalan tersebut.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi juga terus dilakukan bersama DPRD, pihak kelurahan, kecamatan, serta pihak terkait lainnya.

“Masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami selaku kuasa hukum berterima kasih atas atensi dari DPRD Kota Banjarbaru yang ketika mendengar informasi soal perkara ini bisa langsung turun ke lapangan,” katanya.

Kuasa hukum lainnya, Rahmatullah, menegaskan pihaknya akan terus mengawal kepastian hukum terkait kepemilikan lahan Nana. Jika nantinya ditemukan unsur pidana, pihaknya akan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan mengawal kepastian hukum kepemilikan Ibu Nana. Jika ada unsur pidana, akan kami tempuh jalur pidana, bahkan nanti ke pengadilan. Secara hukum, kepastian kepemilikan itu akan kami perjuangkan,” tegasnya.

Kasus ini bermula setelah muncul pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan tempat rumah yang ditempati Nana berdiri dan meminta rumah tersebut dikosongkan.

Padahal menurut Nana, almarhum suaminya, Nur Hamid membeli tanah berukuran 7 x 32 meter itu pada 2019 dengan pembayaran dilakukan secara bertahap hingga lunas dan selama bertahun-tahun tidak pernah muncul persoalan kepemilikan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260714 011514
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Terkait Permasalahan MBG di Seluruh Indonesia
14 Juli 2026, 06.59
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
IMG 20260711 WA00061
Sinergi Kebangsaan Perlindungan Konsumen: Kuatkan Peran LPKSM dan 29 Kementerian/Lembaga Lewat Inovasi Digital
11 Juli 2026, 13.50

You Might Also Like

Ribuan Santri Balangan Terima Bantuan Pendidikan dari Bupati Abdul Hadi

Buka Lomba Mancing HUT ke-81 RI, Lisa Halaby Lontarkan Candaan: Kalau Tak Ada Acara, Ulun Ikut

Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan

Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Diproyeksikan Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?