Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pangkalan Ojek ‘Guntung Manggis’: Salam Buat Pak Nadjmi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pangkalan Ojek ‘Guntung Manggis’: Salam Buat Pak Nadjmi

Salim Ma'ruf
Salim Ma'ruf 1 April 2019, 19.34
Share
WhatsApp Image 2019 04 01 at 4.13.35 AM
Sebagian tukang ojek di Pangkalan Ojek Guntung Manggis yang berada di Pertigaan Jalan Guntung Manggis, Banjarbaru.
SHARE

TERAS7.COM – Di era kehadiran transportasi online seperti Ojek Online, keberadaan pangkalan ojek konvensional masih dapat dijumpai eksistensinya.

Pangakalan ojek konvensional merupakan sebuah perkumpulan dari beberapa tukang ojek, di mana terdapat peraturan-peraturan yang tidak tertulis berlaku, seperti adanya antrian atau bergiliran ketika mengantar calon penumpang.

Salah satu pangkalan ojek konvensional yang masih bertahan hingga saat ini di wilayah Banjarbaru adalah Pangkalan Ojek ‘Guntung Manggis’ yang berada di Pertigaan Jalan Guntung Manggis, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Salah seorang tukang ojek dan juga ‘Sesepuh’di Pangkalan Ojek ‘Guntung Manggis’, Madnoor (64) menyampaikan, pangkalan ojek ini berdiri sekitar tahun 1975 dan sampai saat masih bertahan. Sekarang, jumlah tukang ojek yang terdaftar di pangakalan tersebut sebanyak 44 orang.

“Namun, tukang ojek yang ‘mangkal’ setiap harinya di sini sekitar 4 orang hingga 6 orang saja,” ungkap Madnoor.

Baca juga :

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Haji Fani – Habib Taufan Tampil Apik di Debat Perdana Pilkada Tabalong

WhatsApp Image 2019 04 01 at 4.12.25 AM
Setiap harinya, tukang ojek yang ‘mangkal’ sekitar 4 hingga 6 orang saja

Ketika ditanya tentang kehadiran Ojek Online yang marak dalam beberapa tahun terakhir ini, Madnoor sebagai pelaku ojek konvensional berpendapat, kehadiran Ojol, singkatan dari Ojek Online, bagi mereka tidak menjadi masalah, asalkan ketika menjemput penumpang atau orderan tidak dekat dengan pangakalan.

“Dulu pernah ada ojek online menjemput penumpangnya di depan pangkalan ini, kemudian kami hampiri, dan memintanya agar menjemput penumpang tidak dekat sini. Kasihan kami yang melihatnya,” katanya kepada Teras7.com, Senin (1/4).

Ia mengibaratkan, ojek konvensional seperti nasi bungkus yang mengharap pembeli datang, sedangkan ojek online seperti makanan yang berada di atas piring-piring rumah makan.

Dari pantauan Teras7.com, ketika berada di pangkalan ojek, terlihat tukang ojek bergantian mengantar penumpang yang turun dari taksi di Jalan Ahmad Yani untuk menggunakan jasa mereka, seperti ibu-ibu maupun anak sekolah.

Ketika Reporter Teras7. Com ingin pamit pulang, ‘penghuni’ pangkalan ojek Guntung Manggis menitip salam untuk Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani.

“Titip salam kepada Pak Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani. Pabila baelang ka sini? (Kapan berkunjung ke sini ?),” ucap mereka.

Di tempat terpisah, salah seorang pengendara ojek online, M Abdul Rahman (23) menyampaikan, untuk penjemputan orderan di dekat pangkalan ojek konvensional, kebijakan dari kantor memang tidak ada, tapi kantor “mewanti-wanti” agar tidak mengambil orderan dekat mereka.

“Itu kami lakukan sebagai tanda penghormatan kepada mereka, karena mereka hanya menunggu penumpang di pangkalan, tidak seperti Ojek Online yang menjemput orderan,” ungkap M Abdul Rahman.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Haji Fani – Habib Taufan Kampanye di Warukin, Warga Sampaikan Dukungan

Haji Fani – Habib Taufan Tampil Apik di Debat Perdana Pilkada Tabalong

Haji Fani – Habib Taufan Akan Serap Tenaga Kerja dari Kelompok Disabilitas

Kampanye Haji Fani – Habib Taufan Diguyur Hujan Deras, Massa Tak Goyah

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?