Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Dari Data UNODC Pengguna Narkoba Rentang Usia 10 Sampai 64 Tahun
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Dari Data UNODC Pengguna Narkoba Rentang Usia 10 Sampai 64 Tahun

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 7 Oktober 2020, 18.06
Share
WhatsApp Image 2020 10 07 at 14.52.09
SHARE

TERAS7.COM – Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Penyuluhan dan Edukasi Bahaya Narkoba secara virtual di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayari Polda Kalsel, pada Rabu (07/10).

Kegiatan yang digelar Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel secara virtual melalui Zoom Webinar ini dihadiri anggota TNI, Polri, organisasi dan masyarakat umum, dan disiarkan secara live di kanal youtube Humas Polda Kalsel.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta SIK SH MH, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Siti Khalimah, dan Public Figure yang juga selaku Duta Anti Narkoba, Olivia Zalianty, serta dipandu oleh moderator kenamaan Choky Sitohang.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta SIK SH MH mengatakan bahwa dari data United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), pengguna narkoba sudah tercatat mencapai 275 juta jiwa, atau 5,6 persen dari populasi penduduk dunia, yang mana rentang pemakainya berumur 10-64 tahun.

Kemudian di Indonesia dia menjelaskan data dari milik BNN bahwa sebanyak 3,6 juta penduduk Indonesia merupakan pengguna narkoba, dan untuk di wilayah Kalsel berkisar 59 ribu atau 1,4 persen dari jumlah penduduk wilayah tersebut merupakan pemakai narkoba.

Baca juga :

Polres Kotabaru Raih Penghargaan dari Polda Kalsel

Polsek Anjir Pasar Laksanakan Patroli Gabungan TNI-POLRI

Polsek Rantau Badauh Gelar Patroli Dialogis Kopi Sahabat Bersama Para Pekerja Pelabuhan

Gambaran statistik data tersebut menurutnya harus menjadi kewaspadaan bilamana mereka sedang ada disekeliling kita, dan pihaknya menyampaikan memiliki 4 strategi untuk melawan penyebaran narkoba.

“Yaitu yang pertama strategi preventif melalui program pencegahan, pemberantasan, dan peredaran gelap narkoba, yang kedua yaitu uratif melalui upaya memberikan pengobatan secara medis, ketiga rehabilitatif upaya memulihkan jiwa dan raga yang ditujukan kepada pengguna narkoba yang telah menjalani program uratif, dan yang keempat represif atau penegakkan hukum untuk memberantas para pelaku atau bandar,” ujarnya.

WhatsApp Image 2020 10 07 at 14.52.08 1

Kemudian, narasumber yang juga Duta Anti Narkoba, Olivia Zalianty memaparkan bahwa narkoba merupakan faktor utama yang membuat generasi muda itu lemah dan hancur, menurutnya narkoba ini kejahatan dunia, dan narkoba tidak bisa diberantas, tetapi dia mengatakan bahwa semua pihak masih bisa berupaya dengan menekan pertumbuhan narkoba ketitik paling rendah

“Narkoba ini kejahatan dunia, karena yang dirusak itu generasinya, manusianya, dan otakknya yang mana kerusakan ini bisa menyebabkan kerusakan otak sementara serta permanen,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Siti Khalimah mengatakan dari data yang dijelaskan bahwa permasalahan ini sangat meperihatinkan, dan dia mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk bersama-sama saling menjaga, mengingatkan serta menguatkan agar tidak terjerumus kedalam ruang lingkup barang haram tersebut.

“Sebenarnya ini sangat memperihatinkan dan kita harus terus bersama-sama saling menjaga dan mengingatkan supaya tidak terus bertambah dan sebisa mungkin turun sampai seminimal mungkin, walaupun penggoda selalu datang terus, tetapi bagaimana kita saling mensupoort dan menguatkan supaya generasi muda kita kuat dalam menghadapi godaan tersebut,” ujarnya.

Kemudian, dr Siti Khalimah juga mengatakan mengapa narkoba atau napza ini tidak hilangkan, karena menurutnya barang ini juga memiliki fungsi di dalam dunia medis untuk pengobatan dalam kondisi tertentu.

WhatsApp Image 2020 10 07 at 14.52.08

“Napza ini dibutuhkan dalam medis seperti dalam operasi dibutuhkan analgetik untuk anti rasa sakit, pengidap kanker stadium lanjut yang merasakan nyeri luar biasa diberikan opiat, kondisi batuk berat diberikan codein, metadona, bupherenofina, kemudian pasien gangguan jiwa juga diberikan pengobatan dengan menggunakan psikotropika, dan untuk alkohol digunakan sebagai disinfeksi,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan mengapa permasalahan narkoba hingga sekarang masih ada, dikarenakan adanya hukum supply and demand, atau ada yang memasok dan ada yang membutuhkan, apabila satu mata rantai ini diputus, maka yang terjadi adalah supply banyak tetapi tidak ada yang membutuhkan, dan hal tersebut nantinya bisa membuat
permasalahan narkoba terhenti.

“Apabila satu mata rantai ini kita putus, yang terjadi ialah ada supply banyak tetapi tidak ada yang membutuhkan maka ini akan berhenti,” pungkasnya.

Menurutnya juga dengan promosi atau penyuluhan seperti ini, serta meningkatkan upaya deteksi dini dilingkungan rumah, sekolah dan tempat kerja merupakan pencegahan narkoba yang bisa dilakukan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34

You Might Also Like

Polres Kotabaru Raih Penghargaan dari Polda Kalsel

Polsek Anjir Pasar Laksanakan Patroli Gabungan TNI-POLRI

Polsek Rantau Badauh Gelar Patroli Dialogis Kopi Sahabat Bersama Para Pekerja Pelabuhan

Sepanjang Oktober, Polisi Klaim Telah Amankan Belasan Terduga Teroris di Indonesia

Amankan Jalannya Pemilu 2024, Polda Kalsel Bakal Kerahkan 6 Ribu Personel

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?