Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Inovasi KKN UGM di Asahan, Sisa Makanan Jadi Pakan Ternak
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Inovasi KKN UGM di Asahan, Sisa Makanan Jadi Pakan Ternak

Tumbur P. Simbolon
Tumbur P. Simbolon 8 Agustus 2026, 17.33
Share
20260901 183009
SHARE

TERAS7.COM – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., mengunjungi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung hasil kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah melaksanakan pengabdian di wilayah tersebut.

Turut mendampingi Beberapa Organisasi Perangkat Daerah Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, Pihak Pesantren Darul Falah, Mewakili PT Inalum, Para Mahasiswa KKN UGM.

Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati melihat inovasi mahasiswa KKN UGM dalam memanfaatkan sisa makanan dari lingkungan pesantren. Sisa makanan yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah, dikelola dan dimanfaatkan sebagai bahan dalam budidaya maggot.

Maggot yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan alternatif bagi ternak bebek. Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan pakan sekaligus mengurangi limbah makanan di lingkungan pesantren.

Baca juga :

Juanda Tegaskan Komitmen Tapin Percepat RDTR, Targetkan Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Ahmad Sakha Rahim Kembali Juara RC4, Pereli Muda Tapin Jaga Peluang Juara Nasional

Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer

Salah seorang mahasiswa KKN UGM yang ditempatkan di Desa Aek Songsongan, Muhammad Ghazalah Anwar, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa memberikan solusi sederhana dan berkelanjutan terhadap persoalan limbah makanan sekaligus mendukung sektor peternakan masyarakat.

Menurutnya, melalui pengelolaan tersebut, sisa makanan tidak hanya menjadi limbah, tetapi dapat diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi. Konsep tersebut juga diharapkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.

Pemerintah Kabupaten Asahan Melalui Wakil Bupati Asahan Rianto S.H., M.A.P menyampaikan terima kasih kepada Universitas Gadjah Mada melalui pelaksanaan KKN-PPM UGM Tahun 2026 yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Asahan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Inalum yang telah memfasilitasi dan mendukung kehadiran KKN UGM di Kabupaten Asahan.

Kemudian beliau mengapresiasi inovasi dan ilmu yang telah diterapkan mahasiswa KKN UGM selama berada di Kecamatan Aek Songsongan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dengan masyarakat dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus memiliki potensi ekonomi.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa KKN UGM. Sisa makanan yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini merupakan inovasi yang sederhana, tetapi memiliki nilai manfaat yang besar apabila dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Wabup.

Ilmu dan inovasi yang dibawa adik adik mahasiswa dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Sehingga kehadiran KKN UGM tidak hanya meninggalkan program, tetapi juga meninggalkan pengetahuan dan manfaat yang dapat terus dikembangkan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23

You Might Also Like

Juanda Tegaskan Komitmen Tapin Percepat RDTR, Targetkan Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Ahmad Sakha Rahim Kembali Juara RC4, Pereli Muda Tapin Jaga Peluang Juara Nasional

Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer

Polres Asahan Tangkap Kurir Narkotika Jaringan Internasional Via Jalur Laut

Pelaporan Kabupaten Pangan Aman Tapin Belum Maksimal, Wabup Juanda Siapkan Evaluasi OPD

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?