Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kalsel Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kalsel Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026

Tim Redaksi
Tim Redaksi 6 Juli 2026, 20.40
Share
IMG 20260706 WA0172
Gubernur Kalsel, H Muhidin usai Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di Gedung Idham Chalid. (Foto: Akbar)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 31 Oktober 2026. Penetapan status tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September mendatang.

Gubernur Kalimantan Selatan mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah hotspot dengan intensitas tinggi terdeteksi di Kabupaten Tapin dan Balangan. Namun, sebagian besar titik tersebut merupakan titik api di kawasan pertambangan batu bara sehingga tidak membahayakan.

“Beberapa hotspot yang tinggi berada di Tapin dan Balangan. Namun, titik api yang banyak itu merupakan titik api batu bara sehingga tidak membahayakan. Titik api di lahan dekat permukiman ada dua, yaitu di Binuang dan Tapin Utara. Begitu pula di Hulu Sungai Selatan terdapat penyebaran titik api batu bara dan lahan. Namun, sampai saat ini kondisi Kalimantan Selatan masih aman,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, pemerintah telah menginstruksikan BPBD bersama tim terkait untuk melakukan pengecekan kondisi lahan gambut. Langkah tersebut dilakukan guna mengetahui apakah lahan gambut masih dalam kondisi basah atau sudah mulai mengering.

“Tadi kami memerintahkan BPBD dan tim untuk melihat kondisi tanah gambut, apakah masih basah atau sudah kering. Kalau sudah kering, perlu meminta operasi modifikasi cuaca kepada BNPB,” katanya.

Baca juga :

Tanah Bumbu Dorong Pengembangan IKM dan UMKM Lewat Inovasi Motif Tenun Pagatan

Lomba Desain Motif Tenun Tanah Bumbu 2026 Digelar, Jadi Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya

Inovasi “Satu Desa Satu Wifi” Antar Tabalong Raih Juara Pertama Kalsel Innovation Award 2026

Terkait penetapan status siaga darurat, Gubernur menjelaskan bahwa status tersebut memberikan dasar bagi pemerintah daerah untuk mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat. Sementara itu, status tanggap darurat baru akan ditetapkan apabila kondisi di lapangan telah memasuki situasi darurat.

“Hari ini kami sudah membuat surat siaga. Sebenarnya, dengan status siaga ini kami sudah bisa meminta bantuan. Kalau status tanggap darurat diberlakukan ketika memang sudah terjadi kondisi darurat sehingga bisa menggunakan anggaran APBD. Mungkin kondisi darurat itu terjadi pada Agustus atau September. Karena itu, hari ini kami menetapkan status siaga terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, S.STP, mengatakan secara umum kondisi di Kalimantan Selatan masih relatif aman. Meski demikian, terdapat beberapa wilayah yang mulai mengalami penurunan tinggi muka air.

“Tinggi muka air masih relatif ada. Memang untuk areal prioritas atau ring satu yang agak rawan berada di wilayah selatan, yakni Bati-Bati dan Liang Anggang. Di wilayah tersebut terjadi penurunan muka air yang cukup signifikan. Sedangkan daerah utara seperti Sungai Tabuk dan Landasan Ulin relatif masih aman,” ujarnya.

Menurut Ronny, apel kesiapsiagaan yang dilaksanakan bertujuan memastikan seluruh personel dan peralatan siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Apel kesiapsiagaan hari ini dalam rangka menyiapkan personel dan peralatan. Jangan sampai saat terjadi kejadian kita tidak siap. Karena itu, hari ini kami mengecek kesiapsiagaan personel dan perlengkapan,” katanya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini terdapat tiga kabupaten yang telah menetapkan status siaga darurat, yakni Barito Kuala, Tapin, dan Tanah Bumbu. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan status siaga darurat di tingkat provinsi.

“Memang secara umum Kalimantan Selatan masih cukup aman. Namun, mengingat sudah ada tiga kabupaten yang menetapkan status siaga darurat, otomatis provinsi juga menetapkan status siaga darurat. Kami berharap melalui penetapan status ini dapat dilakukan operasi modifikasi cuaca untuk membuat hujan buatan sehingga lahan gambut dan kawasan rawan karhutla dapat dibasahi,” ucapnya.

Terkait posko penanganan karhutla, Ronny mengatakan hingga saat ini BPBD Kalimantan Selatan masih menggunakan pos komando yang berada di kantor BPBD. Posko tanggap darurat akan diaktifkan setelah penetapan status siaga darurat.

“Posko sementara memang belum kami dirikan. Setelah penetapan status ini, kami akan mengaktifkan posko tanggap darurat. Untuk sementara, pos komando masih berada di Kantor BPBD Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Ronny menambahkan, status siaga darurat diproyeksikan berlaku hingga 31 Oktober 2026. Namun, pemerintah akan terus mengevaluasi perkembangan situasi di lapangan.

“Sementara untuk status siaga ini kami prediksikan sampai 31 Oktober 2026. Namun, kami tetap melihat situasi dan kondisi di lapangan. Tentu kami berharap status siaga ini tidak meningkat menjadi tanggap darurat,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34

You Might Also Like

Tanah Bumbu Dorong Pengembangan IKM dan UMKM Lewat Inovasi Motif Tenun Pagatan

Lomba Desain Motif Tenun Tanah Bumbu 2026 Digelar, Jadi Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya

Inovasi “Satu Desa Satu Wifi” Antar Tabalong Raih Juara Pertama Kalsel Innovation Award 2026

Lantik 41 Kepala Desa Terpilih, Bupati Kotabaru Minta Rangkul Seluruh Elemen Masyarakat

Resmi Dikukuhkan, Pengurus KORPRI Kotabaru 2026-2031 Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?