Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Peringatan Hari Santri Nasional 2026 Digelar di Asahan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 Digelar di Asahan

Tumbur P. Simbolon
Tumbur P. Simbolon 22 Oktober 2026, 17.31
Share
20261027 173058
SHARE

TERAS7.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Kisaran, Kamis (22/10/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, M.A., pejabat struktural dan fungsional Kemenag Asahan, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Asahan, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Asahan membacakan pidato Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang mengingatkan kembali sejarah perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum untuk mengenang Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut membangkitkan semangat perjuangan umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan, yang turut menggerakkan perlawanan rakyat hingga mencapai puncaknya pada peristiwa 10 November 1945, yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Sejarah tersebut menunjukkan bahwa santri tidak hanya berperan sebagai penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa. Oleh karena itu, mengenang jasa para pendahulu tidak cukup dilakukan melalui upacara dan kegiatan seremonial, melainkan harus dilanjutkan dengan pengabdian, karya, serta kontribusi nyata bagi Indonesia.

Baca juga :

Ikut Atur Lalin, Kapolres Asahan: Naik Motor Wajib Pakai Helm SNI

Marpangir 2026: Identitas Budaya Batak Toba yang Harus Dilestarikan

40 Ton Terasi Asahan Diekspor Perdana ke Thailand

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, para santri diharapkan mampu melanjutkan perjuangan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan pengamalan akhlak mulia. Jika dahulu santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, kini mereka dituntut berperan aktif dalam mendorong kemajuan bangsa tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan semangat pengabdian kepada negara.

Para santri juga diajak menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, penjaga persatuan dan kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta sahabat bagi lingkungan. Nilai-nilai agama hendaknya menjadi sumber inspirasi untuk menebarkan kedamaian, merawat bumi, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Persatuan dan kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan demi mewujudkan Indonesia yang maju.

Selain itu, pesantren diharapkan semakin optimal menjalankan tiga fungsi utamanya, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui fungsi tersebut, pesantren diharapkan terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34
2026 10 05 19 14 37 M. Irfan Fajrianur a€“ Praktisi Perlindungan Konsumen
Kajian Perlindungan Konsumen: Permasalahan Perlindungan Konsumen di Berbagai Sektor di Indonesia
5 Oktober 2026, 19.15
IMG 20261016 WA0041
Empat Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya
16 Oktober 2026, 16.42
IMG 20261006 101321
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
6 Oktober 2026, 10.15

You Might Also Like

Ikut Atur Lalin, Kapolres Asahan: Naik Motor Wajib Pakai Helm SNI

Marpangir 2026: Identitas Budaya Batak Toba yang Harus Dilestarikan

40 Ton Terasi Asahan Diekspor Perdana ke Thailand

Pembunuh Driver Online Terungkap, Pelakunya Ditembak Polisi

Ketua DPRD Batola Bantu Relawan BPK yang Meninggal Dunia

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?