Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pesanggrahan Belanda, Mengenang Sejarah
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pesanggrahan Belanda, Mengenang Sejarah

Salim Ma'ruf
Salim Ma'ruf 4 Mei 2019, 13.35
Share
SHARE

TERAS7.COM – Kawasan Ekowisata Taman Hutan Raya Sultan Adam atau Tahura SA, selain menawarkan panorama alam yang indah, juga menyediakan berbagai fasilitas atau situs sejarah bagi para pegunjung, di antaranya adalah Pesanggrahan Belanda yang berjarak 5,1 km dari monumen Tahura Sultan Adam Mandiangin.

Pesanggrahan Belanda atau atau tempat peristirahatan Ambtenaar (pejabat) Belanda yang diresmikan pada tanggal 26 Februari 1939 oleh Gouverneur van Borneo, Dr. Bauke Jan (B.J.) Haga. Haga memerintah di Borneo  tahun 1938 sampai 1942.

Pesanggrahan ini difungsikan sejak tahun 1939. Bangunan pesanggrahan terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi dan toilet. Kemudian dilengkapi dengan tandon dan bak air. Pesanggrahan Mandiangin berada dilokasi Bukit Besar dengan jarak 50 Km dari Banjarmasin. Kemudian pada ketinggian 450 meter dari permukaan laut.

Bangunan ini terdiri dari susunan dinding bangunan dari campuran batu andesit dan semen Portland serta kerikil. Kemudian struktur kayu ulin, dengan dinding papan ulin.

DSC07246
Ruang Tamu Pesanggrahan Belanda. Foto: Dema

Sedangkan bangunan tambahan adalah kamar mandi dan bak air mandi ukuran kecil serta toilet. Kemudian terdapat bak mandi/tandon dari beton pada bagian luar bangunan Sanatorium.

Baca juga :

Kalsel Ingin Ubah Citra dari Daerah Batubara Menjadi Daerah Wisata

Perkuat Pelayanan Publik, BPBAT Mandiangin Gelar Forum Konsultasi

Pengembangan Ekowisata di Balangan, Bupati Harap Mampu Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Pada tahun 1943, setelah Jepang menguasai Kalimantan (Borneo), Pesanggarahan ini tidak digunakan lagi. Ambtenaar (pejabat pemerintah) Hindia Belanda banyak yang meninggalkan Kalimantan (Borneo). Pada tahun ini juga , Dr.B.J. Haga dipenggal oleh tentara Jepang di Benteng Tatas, Banjarmasin. Pesanggrahan ini dilengkapi dengan fasilitas kolam renang (zwembad) dan lapangan tenis (tennis-baan). Arsitek yang membangun pesanggrahan dan fasilitasnya ini adalah A.W. Rynders yang pada tahun 1939 tercatat sebagai arsitek di wilayah Zuid en Oost Borneo.

Rani, pengunjung asal Banjarbaru yang bersama temannya mengunjungi Pesanggrahan Belanda menyampaikan kepada Teras7.com, bangunan tersebut dinilainya bagus, karena mengangkat dan mengenang sebuah sejarah, sehingga ke depannya nanti dapat diceritakan kepada anak cucu.

Ia mengaku kunjungannya ke Pesanggrahan Belanda ini merupakan bagian liburan dan juga untuk melakukan hoby yakni mengunjungi alam.

“Harapannya, sejarah-sejarah yang ada di Tahura ini bisa diangkat lagi, agar mengetahui berbagai sejarah yang ada di Tahura, untuk kemudian diceritakan kepada generasi muda,” ungkap Rani.

“Tahura pada saat ini memang banyak kemajuan, bangunannya semakin bertambah, terutama gazebo-gazebo. Kalau bisa ditambahin lagi gazebonya, biar lebih banyak pengunjung bisa beristirahat dan menikmati berbagai momen di sini,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
3 Reviews 3 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Kalsel Ingin Ubah Citra dari Daerah Batubara Menjadi Daerah Wisata

Perkuat Pelayanan Publik, BPBAT Mandiangin Gelar Forum Konsultasi

Pengembangan Ekowisata di Balangan, Bupati Harap Mampu Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Objek Wisata Bukit Batu Tetap Buka, Pengunjung Diimbau Hindari Aktivitas Pemicu Karhutla

Wisata Banua, Sensasi Beri Makan Rusa di Tahura Sultan Adam Mandiangin

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?