Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: 511.514 Hektar Lahan di Kalsel Kritis, Safrizal Janji Benahi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

511.514 Hektar Lahan di Kalsel Kritis, Safrizal Janji Benahi

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 10 April 2021, 12.34
Share
IMG 20210410 WA0028
SHARE

TERAS7.COM – Dimulai dengan penekanan sirene, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA bersama Dirjen PDASHL, Plt. Kadishut Kalsel, dan Forkopimda provinsi setempat, melakukan penanaman bibit pohon di Embung Lok Udat, Landasan Ulin Utara, Banjarbaru.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Penanaman Satu Juta Pohon secara serentak ini guna menyukseskan Revolusi Hijau Kalsel yang tujuan intinya mengurangi lahan kritis.

IMG 20210410 WA0029

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK), pada 2018, luas lahan kritis di Kalsel 511.514 hektare. Jika disbanding data 2013 yang mencapai sekitar 640.000 hektare, memang ada penurunan luasan lahan kritis.

Namun Pemprov Kalsel bersama Pemerintah Pusat terus berupaya mengembalikan fungsi lahan dengan melakukan aksi penanaman, meminimalisasi Karhutla, serta mencegah perambahan hutan di luar ketentuan.

“Ini starting point. Memang targetnya 1 juta, tapi kita tidak akan berhenti hanya di 1 juta sepanjang masih ada teridentifikasi lahan kritis. Kalau sekarang sebagai gerakan moral, berikutnya kita akan kunjungi spot-spot untuk penuhi target,” kata Pj Gubernur Kalsel.

Baca juga :

Dua Minggu Lagi, Jembatan Alalak Siap Digunakan

Semangat Para Syuhada Diharapkan Mampu Diwarisi Generasi Muda Masa Kini

Paskibra Kalsel Dikukuhkan, Safrizal: Tuntaskan Sebaik-Baiknya

Disebutkan oleh Pj Gubernur, bahwa target luas penanaman pohon di Bumi Lambung Mangkurat mencapai 32 ribu hektare per tahunnya.

“Target ini akan kita capai dalam setahun. Kalau tidak terpenuhi, kita capai dalam tahun-tahun berikutnya. Partisipasi semua pihak kita harapkan, baik perusahaan, pemerhati lingkungan, bahkan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Safrizal, ketersediaan bibit pohon adalah kunci kesuksesan gerakan menanam pohon. Karenanya, selain menggratiskan pemberian bibit, ia ingin masyarakat memiliki akses mudah untuk mendapatkannya.

“Oleh karenanya, saya minta (kepada Dishut) dibuatkan link juga aplikasi untuk memperoleh bibit. Jadi, kalau masyarakat memiliki gerakan menanam sendiri, hubungi link ini untuk memperoleh bibit,” pinta Safrizal.

Direktorat Jenderal Pengelola Aliran Sungai dan Hutan Lindung, Kementerian LHK, Helmi Basara, menyampaikan pihaknya mendukung penyediaan bibit gratis.

“Bibitnya tidak hanya pohon-pohonan, tapi juga produktif. Ada buah, pete, tergantung permintaan masyarakat dan ketersediaan,” ujarnya.

Helmi juga menyebut adanya 3 lokasi persemaian permanen dengan kapasitas sekitar 2 juta batang jenis kayu-kayuan dan tumbuhan yang produktif.

“Semoga upaya Kemen-LHK, pemerintah provinsi dan kabupaten kota dapat mewujudkan gerakan revolusi hijau di Kalimantan Selatan,” ucap Helmi Basara.

Sementara itu, Plt. Kadishut Kalsel, Fatimatuzzahra, menjelaskan, Embung Lok Udat dulunya bekas lahan terbakar. Luas areal 109 hektare dan bisa ditanami saat ini baru pada posisi 3,5 hektare.

Selain Embung Lok Udat, terdapat lokasi-lokasi penanaman lain di wilayah kabupaten dan kota se-Kalsel, dengan melibatkan SKPD, sekolah, dan komunitas lingkungan hidup.

“Kita berharap dengan tetap menanam bisa mengembalikan fungsi lahan, 20 tahun bisa tertutupi lahan kritis di Kalsel. Tentunya dengan meminimalisir Karhutla, ilegal logging, ilegal mining, dan perambahan hutan di luar ketentuan,” ujarnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32
IMG 20260825 WA0002
3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak
29 Agustus 2026, 09.49

You Might Also Like

Dua Minggu Lagi, Jembatan Alalak Siap Digunakan

Semangat Para Syuhada Diharapkan Mampu Diwarisi Generasi Muda Masa Kini

Paskibra Kalsel Dikukuhkan, Safrizal: Tuntaskan Sebaik-Baiknya

Jaga Nama Baik Instansi, Alumni Kepamongprajaan Diminta Tetap Rendah Hati

Pj Gubernur Kalsel Tekankan Penanganan Covid-19 dari Hulu hingga Hilir

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?