Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kepala Dinas Tinggalkan Ruang Rapat, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Geram: Kalau Bosan Silakan Pensiun!
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kepala Dinas Tinggalkan Ruang Rapat, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Geram: Kalau Bosan Silakan Pensiun!

Heru Pamungkas
Heru Pamungkas 29 Mei 2024, 19.17
Share
IMG 20240529 WA0022
Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora geram Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dian Marlina keluar ruang rapat. (Foto: Heru)
SHARE

TERAS7.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Sosial P3AP2KB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar membahasa terkait penangan anggaran stunting, Rabu (29/05/2024).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan oleh Komisi II dan Komisi IV, saat berlangsung Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dian Marlina keluar ruangan rapat lantaran merasa tersinggung pada evaluasi pendanaan anggaran stunting.

Anggota legislatif banyak memberikan pertanyaan kepada Dian Marlina untuk memperjelas atas kegunaan anggaran stunting agar dipergunakan dengan semestinya.

Seleng waktu berapa lama Dian meninggalkan ruang rapat sebab merasa tersinggung, sampai awak media ingin konfirmasi ia tidak memberikan statmen.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar Irwan Bora mengatakan, saat pihaknya memberikan pertanyaan Dian tidak dapat menerima, lantaran yang terjadi dilapangan tidak sesuai dengan faktanya.

Baca juga :

Tinjau Penanganan Karhutla, Ketua DPRD Sempat Lakukan Pemadaman

Bahrul Ilmi Sampaikan APBD 2027 Rp16 T Lebih

APBD Perubahan 2026 Batola Turun 18,30 Persen

“Setelah kita memberikan pertanyaan, beliau tidak bisa menerima, karena fakta yang ada di lapangan tidak sesuai dengan yang dia sampaikan, kalau seperti ini kenyataan di lapangan, ibu tidak sanggup menyandang sebagai Kepala Dinas ya mundur saja. Lantas dia tersinggung lalu keluar tanpa izin,” katanya.

Irwan melanjutkan, pihaknya akan menggunakan hak politis, dikarenakan keluarnya Kepala Dinsos P3AP2KB.

“Saya akan menyampaikan kepada pimpinan kami untuk menggunakan hal politis kami sebagai wakil rakyat, karena perilaku Kepala Dinas Sosial ini tidak pantas, kalo memang tidak mau jadi PNS, bosan menjadi abdi negara silakan pensiun. Jangan memberikan pelecehan kepada kami, memberikan sikap yang tidak pantas, kami tersinggung,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan meminta kepada Bupati agar dapat membuna kepala dinasnya serta eksekutif lain, kedepannya tidak melakukan hal yang tidak pantas tersebut.

“Saya harap dilakukan pembinaan, karena tidak main-main kepala dinas ini, mereka umpama panglima perang jika di lapangan, jika sikapnya sepeti itu penghinaan,” ungkapnya.

Irwan Bora juga memaparkan, apabila di rapat terdapat beberapa kejanggalan, dari penggunaan dana untuk biaya operasional yang sangat tinggi sedangkan untuk pemberian gizi kepada anak-anak berupa makan hanya Rp 13 ribu.

“Burung saya saja Rp50 ribu sehari, mau sehat bagai mana kalo cuma Rp13 ribu,” jelasnya.

Tujuan untuk evaluasi lanjut Irwan Bora, terkait budgeting baik, sehingga Kepala Dinsos tidak beretika sebaiknya diganti.

“Tujuan kita disini untuk evaluasi, budgeting baik, jadi dia itu tidak beritika, harus diganti,” ucapnya.

Di tempat bersamaan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Kholdani menjelaskan, Kepala Dinkes ditugaskan Bupati Banjar untuk menghadiri rapat kerja kesehatan di Banjarmasin.

Kholdani menyampaikan, bahwa Kepala Dinkes bersedia hadir akan tetapi meminta waktu untuk berhadir.

“Kami akan menghubungi beliau untuk segera hadir. Kami harap dapat kembali mengikuti rapat gabungan setelah itu,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23

You Might Also Like

Tinjau Penanganan Karhutla, Ketua DPRD Sempat Lakukan Pemadaman

Bahrul Ilmi Sampaikan APBD 2027 Rp16 T Lebih

APBD Perubahan 2026 Batola Turun 18,30 Persen

Ketua DPRD Harapkan Sekda Baru Bisa Lebih Baik Lagi

DPRD Batola Tetapkan Perubahan Propemperda, APBD Perubahan Diusulkan Rp1,7 T Lebih

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?