TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Kotabaru secara resmi menutup rangkaian Festival Budaya Saijaan (FBS) 2025 yang berlangsung meriah di Obyek Wisata Siring Laut. Acara tahunan ini menjadi bagian dari 110 event unggulan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 dan mengusung tema “Magic from The Sea”, menampilkan beragam atraksi budaya yang memukau.
Memasuki edisi ke-11, FBS 2025 mengangkat kisah lokal “Sang Sandro”, sosok legendaris yang diyakini mampu mengubah air laut menjadi air tawar hanya dengan menancapkan tongkat adat (Ancak) ke laut. Kisah ini menjadi simbol kekuatan tradisi sekaligus keajaiban laut dalam budaya masyarakat Kotabaru.
Penutupan FBS 2025 dilakukan oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos, mewakili Bupati Kotabaru. Dalam sambutannya, ia berharap festival ini terus menjadi ruang aktualisasi bagi seniman, budayawan, dan komunitas seni daerah.
“Melalui festival ini, kita dapat melestarikan serta mengembangkan seni budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan dalam membangun masyarakat yang hebat dan bermartabat,” ujarnya.
Syairi juga menyampaikan harapan agar FBS kembali masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun depan dengan konsep yang lebih kreatif dan inovatif.
Acara penutupan turut dimeriahkan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai lomba, di antaranya drumband, lagu Banjar, kostum karnaval, balap kapal Bajau, dan pawai budaya. Hadiah diserahkan oleh perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Pemerintah Provinsi Kalsel, serta Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Kemeriahan malam penutupan semakin lengkap dengan penampilan seni dari Sanggar Nuansa Banjarmasin, musisi etnis Balawan, dan penyanyi Vanessa Zee. Ribuan masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Dengan kemasan kreatif dan sentuhan kearifan lokal yang kuat, Festival Budaya Saijaan 2025 kembali membuktikan diri sebagai salah satu event budaya unggulan yang mampu menarik minat wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Kotabaru.