TERAS7.COM –
Ketua Umum BKMT Pusat, Dr. Hj. Syifa Fauzia, M. Art, menegaskan pentingnya peran majelis taklim sebagai penggerak umat.
“Majelis taklim tidak hanya menjadi tempat belajar dan mengajar, tetapi juga harus memiliki peran besar dalam memberdayakan umat. Karena itu, wadah BKMT menyatukan majelis taklim yang sebelumnya terpisah, hingga kini menjadi organisasi berbasis majelis taklim terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BKMT Kotabaru, Hj. Norbaiti Muchtar, SE, menyampaikan bahwa Rakernas menjadi sarana memperkuat jaringan dan berbagi pengalaman antar-pengurus se-Indonesia.
“Ini momentum bagi BKMT Kotabaru untuk memperluas wawasan, menimba ilmu, dan semakin berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara,” katanya.
Rakernas ke-IV BKMT merumuskan tiga agenda strategis, yaitu:
- Penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai warisan pendiri BKMT.
- Perencanaan program strategis dan kerja sama periode 2026–2031.
- Optimalisasi sumber daya manusia BKMT hingga ke pelosok Indonesia.
Kehadiran BKMT Kotabaru juga menjadi wujud nyata peran majelis taklim dalam memperdalam ilmu agama, mempererat ukhuwah islamiyah, serta mendukung program pemerintah daerah.
Acara tersebut turut dihadiri Menteri Desa PDTT RI, Yandri Susanto, serta Senator DPD RI sekaligus Dewan Pembina BKMT, Dailami Firdaus. Kehadiran tokoh nasional ini semakin menegaskan bahwa BKMT merupakan organisasi besar dengan eksistensi yang diakui secara nasional.