TERAS7.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru bergerak cepat menindaklanjuti aduan warga terkait potensi kekeringan air bersih di RT 36 RW 10, Kelurahan Cempaka.
Menyusul laporan yang disampaikan melalui media sosial, pemerintah langsung menerjunkan tim ke lapangan dan memasang tandon air sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Respons cepat tersebut berawal dari instruksi Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, yang meminta perangkat daerah segera memastikan kondisi warga sekaligus menyiapkan langkah penanganan apabila benar-benar membutuhkan pasokan air bersih.
“Cek dan kontrol warga di sana, apakah benar mengalami kekeringan dan membutuhkan air. Kalau memang membutuhkan, segera koordinasikan dengan BPBD dan PT Air Minum Intan Banjar,” tegas Lisa.
Menurutnya, setiap laporan masyarakat merupakan alarm yang harus segera direspons pemerintah, terutama jika berkaitan dengan kebutuhan dasar warga.
“Pemerintah harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Setiap laporan yang masuk akan kami pastikan ditindaklanjuti secara cepat melalui koordinasi seluruh perangkat daerah. Yang terpenting, kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan warga benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.
Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti Camat Cempaka Hendrawan Maulana bersama Lurah Cempaka Suprianto dengan melakukan peninjauan lapangan pada Kamis (16/07/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Pengecekan dilakukan bersama Ketua RW 10 dan Ketua RT 36 untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menentukan langkah penanganan.
Hasil peninjauan menunjukkan warga masih memanfaatkan air sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski belum mengalami kekeringan total, pemerintah memandang kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi krisis air bersih selama musim kemarau.
Sebagai langkah cepat, pemerintah bersama Ketua RW dan Ketua RT menyepakati penempatan tandon air berkapasitas 2.000 liter di dekat rumah Ketua RT 36. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis, mudah dijangkau warga, dan aman sebagai titik distribusi air bersih.
Tidak lama kemudian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru langsung memasang tandon tersebut. Selanjutnya, pasokan air bersih akan didistribusikan secara berkala agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Selain penanganan darurat, Pemerintah Kota Banjarbaru juga menyiapkan solusi jangka panjang dengan berkoordinasi bersama PT Air Minum Intan Banjar untuk mengupayakan pembangunan jaringan induk air bersih menuju kawasan tersebut.
Pemerintah juga akan mengupayakan pemasangan sambungan rumah secara gratis bagi sekitar 10 kepala keluarga yang hingga kini belum menikmati layanan air perpipaan.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan.