TERAS7.COM – Anggota DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Saleh mendorong Pemerintah Kabupaten Banjar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat belanja modal infrastruktur dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2027.
Hal tersebut disampaikannya saat membacakan laporan KUA-PPAS 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Banjar di Martapura, Selasa (11/08/2026).
Rahmat menyampaikan, pendapatan daerah tahun 2027 disepakati sebesar Rp1,82 triliun, sedangkan belanja daerah sebesar Rp2,2 triliun.
Defisit anggaran diproyeksikan mencapai Rp383,4 miliar dan akan ditutup melalui pembiayaan daerah dengan total APBD sebesar Rp2,2 triliun.
Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap visi-misi Bupati Banjar “Banjar Membangun”, khususnya melalui peningkatan belanja modal untuk mendukung pembangunan jalan dan jembatan mantap sesuai target APBD 2025–2029.
“Kami mendukung program visi-misi Bupati Banjar Membangun, khususnya indikator jalan dan jembatan mantap,” ujarnya.
Di sisi lain, Rahmat menilai kenaikan PAD pada tahun 2027 masih belum signifikan sehingga diperlukan inovasi dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Ia mendorong pemerintah daerah menargetkan pertumbuhan retribusi sebesar 5 persen setiap tahun serta menyiapkan regulasi melalui surat edaran atau instruksi bupati untuk mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi, termasuk yang dikelola pihak ketiga.
Rahmat juga menyoroti rencana pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Kecamatan Gambut. Ia meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek perencanaan maupun pelaksanaan agar program strategis di bidang kesehatan tersebut dapat berjalan optimal.
Selain itu, ia turut meminta agar anggaran kegiatan di Sekretariat DPRD yang digunakan untuk memfasilitasi pimpinan dan anggota DPRD dapat diakomodasi dalam penyusunan anggaran tahun 2027.