TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) agar masyarakat lokal mampu mengambil peran lebih besar di tengah pertumbuhan ekonomi daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program peningkatan kompetensi, mulai dari pelatihan, pengembangan keterampilan, sertifikasi kompetensi hingga perluasan akses informasi pasar kerja.
Hal itu disampaikan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Adrianto Wicaksono, saat membuka Sosialisasi Ketenagakerjaan Tahun 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tanah Bumbu, Kamis (10/09/2026), di Batulicin.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi langkah penting agar putera daerah tidak hanya menyaksikan pertumbuhan ekonomi, tetapi mampu menjadi bagian dari pembangunan sekaligus menikmati manfaatnya.
Karena itu, Pemkab Tanah Bumbu terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Langkah tersebut diwujudkan melalui berbagai program pelatihan yang telah disiapkan Disnakertrans Tanah Bumbu, di antaranya pelatihan mekanik, pengelasan, tata boga hingga operator alat berat.
Program tersebut diarahkan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat menjadi modal memasuki dunia kerja maupun meningkatkan daya saing di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Yang kita harapkan tentu putera daerah tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi mampu menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat pembangunan,” ujar Adrianto menyampaikan pesan Bupati Tanah Bumbu.
Selain pelatihan, pemerintah juga mendorong sertifikasi kompetensi dan pengembangan keterampilan agar tenaga kerja lokal memiliki kemampuan yang diakui serta sesuai kebutuhan perusahaan.
Upaya mempertemukan masyarakat dengan dunia kerja juga diperkuat melalui layanan Si Tegar Beraksi. Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai sarana mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Kepala Disnakertrans Tanah Bumbu, Kadri Mandar, mengatakan program pelatihan dan pemagangan yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Sebagian peserta pemagangan bahkan telah diterima bekerja di perusahaan, sementara sebagian lainnya masih menjalani proses pemagangan.
Pemkab Tanah Bumbu juga terus membangun kerja sama dengan dunia usaha dalam pengembangan SDM, sehingga pelatihan yang diberikan dapat lebih relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
Di sisi lain, pemerintah mendorong terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif dengan memastikan pekerja memiliki perlindungan dan kesempatan meningkatkan kapasitasnya.
Bupati berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan tenaga kerja dapat melahirkan SDM yang kompeten, produktif, terlindungi dan berdaya saing.
Dengan penguatan kompetensi tersebut, masyarakat lokal diharapkan tidak hanya menjadi penerima dampak pertumbuhan ekonomi, tetapi mampu mengambil posisi sebagai pelaku utama dalam pembangunan Tanah Bumbu.