TERAS7.COM – Operasi pencarian korban kapal Virgo Transport 8 memasuki hari ketiga dengan pengerahan unsur SAR melalui udara dan laut.
Selain memaksimalkan pencarian di permukaan laut, tim SAR juga menyiapkan operasi bawah air untuk mencari korban yang diperkirakan masih berada di dalam kapal.
Namun, rencana tersebut belum dapat dilakukan karena kondisi cuaca di lokasi kejadian dinilai belum memungkinkan untuk menjamin keselamatan personel dan peralatan.
Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, tiga tim telah disiapkan untuk melaksanakan pencarian underwater.
“Tiga tim sudah kita siapkan untuk melaksanakan operasi underwater. Namun, kondisi cuaca di lokasi belum memungkinkan sehingga personel dan peralatan belum bisa kita operasikan,” kata Mohammad Syafii dalam keterangan pers di Posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (15/09/2026) malam.
Menurutnya, kondisi ombak dan arus menjadi sejumlah faktor yang harus diperhitungkan sebelum penyelam diterjunkan ke lokasi.
Selain itu, arus di bawah permukaan serta kondisi perairan Laut Jawa yang memiliki visibilitas terbatas juga dapat memengaruhi pelaksanaan pencarian.
“Operasi hanya mungkin dilaksanakan atas dasar jaminan aman. Kondisi ombak, arus, dan visibilitas menjadi pertimbangan bagi keselamatan penyelam,” ujarnya.
Meski belum bisa dilakukan, persiapan operasi bawah air tetap dimaksimalkan. Sejumlah kapal yang memiliki kemampuan underwater telah berada di lokasi untuk mendukung pencarian.
Salah satunya kapal TNI AL dari Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang dilengkapi Remotely Operated Vehicle (ROV) dan multibeam echosounder.
Peralatan tersebut dapat digunakan untuk mendukung pengamatan dan pemetaan kondisi bawah laut di sekitar lokasi kapal.
Syafii menegaskan, operasi pencarian tidak berhenti meski underwater belum dapat dilaksanakan. Unsur SAR tetap memaksimalkan pencarian melalui udara dan permukaan laut sembari memantau kondisi cuaca.
“Operasi akan terus kita laksanakan dan kita evaluasi. Mudah-mudahan kondisi cuaca memungkinkan sehingga pencarian underwater bisa dilakukan secara maksimal,” katanya.
Tim SAR juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk menentukan waktu dan metode pencarian yang aman.
Operasi pencarian akan dievaluasi secara menyeluruh berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan, termasuk faktor cuaca dan keselamatan personel.