TERAS7.COM – Sebanyak 347 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menampilkan berbagai inovasi hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang selama 40 hari di sejumlah desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Hasil kegiatan tersebut dipresentasikan melalui Expose KKN–Magang bertajuk “Sinergi Pertanian Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Hulu Sungai Utara” yang digelar Kamis (3/9/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil pembelajaran, pengabdian, serta inovasi yang dikembangkan selama berada di tengah masyarakat. Para mahasiswa sebelumnya dilepas untuk menjalankan program KKN–Magang pada 27 Juli 2026.
Beragam inovasi yang ditampilkan memanfaatkan potensi sumber daya lokal HSU. Salah satunya adalah pengolahan gulma yang selama ini dianggap sebagai tanaman pengganggu menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna, seperti pakan ternak, pupuk kompos, dan pestisida.
Mahasiswa juga mengembangkan potensi hasil peternakan menjadi berbagai produk olahan pangan. Selain itu, tanaman purun yang merupakan salah satu potensi lokal di HSU diolah menjadi beragam produk kerajinan.
Produk-produk hasil inovasi mahasiswa tersebut kemudian difasilitasi Fakultas Pertanian ULM untuk diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan bazar. Pameran tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pertanian HSU sekaligus menunjukkan pemanfaatan sumber daya lokal agar memiliki nilai tambah.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati HSU Hero Setiawan bersama jajaran kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU. Dari pihak ULM hadir Wakil Rektor IV ULM Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., Dekan Fakultas Pertanian ULM Prof. Ahmad Rizaly Saidi, para wakil dekan, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta program.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati HSU mengapresiasi kontribusi mahasiswa ULM selama melaksanakan kegiatan di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan mahasiswa memberikan dorongan bagi masyarakat, khususnya petani, melalui penerapan teknologi tepat guna, pemanfaatan lahan rawa, dan pendampingan kelembagaan tani.
Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pertanian di HSU. Program KKN–Magang tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana penerapan pengetahuan untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor IV ULM Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, pengembangan pertanian berkelanjutan perlu dibarengi dengan upaya agar hasil pengetahuan dan riset perguruan tinggi dapat diterapkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis laporan hasil KKN–Magang dari Dekan Fakultas Pertanian ULM kepada Pemerintah Kabupaten HSU.
Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Pertanian ULM dan Pemerintah Kabupaten HSU mendorong keberlanjutan kerja sama dalam pengembangan sektor pertanian, pemanfaatan sumber daya lokal, serta penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara.