TERAS7.COM – Penjaringan bakal calon Kepala Daerah Partai Nasdem Kabupaten Banjar tak hanya diminati oleh kader partai saja, tapi juga dari kalangan di luar partai Nasdem.
Hal ini terbukti dengan kedatangan politisi Partai Golkar, Gusti Abdurrahman (Antung Aman) dan Ketua PKB Kabupaten Banjar, Pribadi Heru Jaya untuk mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Banjar, Martapura pada Selasa (1/10).
Keduanya datang bersamaan dan menerima formulir pendaftaran dari Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah Partai Nasdem Kabupaten Banjar.
Usai menerima formulir pendaftaran, kepada awak media Antung Aman mengatakan dirinya mendaftar di Partai Nasdem karena dalam Pilkada tahun depan tak ada satupun partai yang dapat mengusung sendiri.
“Sebagai kader Partai Golkar kita tahu tak ada satupun partai yang dapat mengusung sendiri pasangan calonnya, sehingga harus berkoalisi dengan partai lain seperti Partai Nasdem yang membuka pendaftarannya hari ini,” ujarnya.

Sementara bakal calon yang lain, Pribadi Heru Jaya mengatakan dirinya datang mengambil formulir pendaftaran dengan kapasitasnya dengan Ketua PKB Kabupaten Banjar.
“Kita semua yang mendaftar punya peluang yang sama untuk maju sebagai calon kepala daerah dalam Pilkada. Sebagai orang politik, kita tentu saja tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang ada,” terangnya.
Niatnya meramaikan penjaringan bakal calon kepala daerah Partai Nasdem ini sebagai jalan untuk mencari mitra terbaik dalam koalisi di Pilkada Kabupaten Banjar.
“Kami siap berkoalisi dengan siapa saja untuk mencari pemimpin ideal bagi Kabupaten Banjar, siapapun orangnya, saya sendiri atau orang lain. Untuk pasangan siapapun yang terpilih nanti, bagus jika ada warna ulama atau keluarga ulama, intinya berbasis agamis agar yang namanya serambi Mekkah lebih terlihat,” jelasnya.
Pendaftaran penjaringan calon Kepala Daerah Partai Nasdem Kabupaten Banjar sendiri telah dibuka pada 23 September 2019 yang laluhingga 23 Oktober 2019 mendatang.
Penjaringan bakal calon kepala daerah Partai Nasdem ini bersifat terbuka bagi umum dan tanpa biaya pendaftaran atau tanpa mahar politik.