TERAS7.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring menebalnya paparan kabut asap di sejumlah wilayah. Warga diminta tidak menganggap remeh kondisi ini demi mencegah gangguan kesehatan yang meluas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., menekankan pentingnya membatasi aktivitas di luar rumah saat kabut asap menebal.
”Kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap sedang pekat. Mari kita tetap tenang, waspada, dan bersama-sama menjaga kesehatan di tengah kondisi asap pekat ini,” ujar Noripansyah.
Jika terpaksa beraktivitas di luar gedung, warga dianjurkan memakai masker dengan benar serta memperbanyak konsumsi air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Perhatian Khusus bagi Kelompok Rentan
Dinkes Banjar memberikan perhatian lebih kepada kelompok yang rentan terhadap dampak buruk asap, antara lain:
- Anak-anak dan lansia
- Ibu hamil
- Warga dengan riwayat penyakit pernapasan
Kelompok rentan diimbau menahan diri untuk tidak beraktivitas di luar ruangan dan segera mencari pertolongan medis jika memburuk.

Menindaklanjuti instruksi Bupati Banjar, seluruh puskesmas di Kabupaten Banjar telah disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan responsif dan memantau perkembangan warga di wilayah masing-masing.
Masyarakat diminta tidak menunda pemeriksaan jika mengalami gejala seperti batuk berat, sesak napas, atau nyeri dada.
Pemantauan BMKG dan BPBD Kalsel mencatat tren kenaikan titik panas.
Sejak awal tahun hingga akhir Agustus, terdeteksi lebih dari 10.900 hotspot, dengan lonjakan lebih dari 1.000 titik panas dalam satu hari pemantauan terkini.