TERAS7.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar gelar Rapat Internal Badan Musyawarah (Banmus) menyusun kegiatan pada bulan April ini pada Selasa (7/4).
Rapat ini dipimpin Ketua DPRD M Rofiqi, didampingi Wakil Ketua Akhmad Rizanie Anshari dan Ahmad Zacky Hafizie serta diikuti sejumlah anggota DPRD lainnya yang tergabung di Banmus.
Rofiqi mengatakan hari ini pihaknya melaksanakan rapat banmus untuk membahas kerja anggota DPRD kabupaten banjar untuk satu bulan kedepan, karena sebulan yang lalu bisa dikatakan kita hampir vakum.
“Selain Agenda penyusunan kerja anggota dewan, juga hari ini saya minta tolong kepada anggota dewan sebagai tokoh masyarakat untuk berikan pemahaman pada masyarakat tentang kondisi daerah kita saat ini,” ujarnya
Selain itu, Rofiqi juga berharap Pemerintah Kabupaten Banjar sesegera mungkin memenuhi Alat Pelindung Diri (APD), karena jumlahnya yang kurang juga perlu dicari APD yang harganya yang lebih murah tetapi kualitasnya sama agar dana yang tersisa bisa digunakan untuk kegiatan lainnya.
“Nah sekarang kita lihat alat pelindung diri di tempat kita ini sangat kekurangan. Mudah-mudahan ada upaya aktif dari Pemerintah Kabupaten Banjar untuk mencari sendiri alat tersebut. Seperti gubernur Jawa Tengah sampai datang ke pabrik pabrik untuk melakukan pembuatan APD,” ungkapnya
Rofiqi menambahkan ia sempat melakukan kontak dengan salah satu Konveksi di Solo, bahwa apakah ada produk APD yang harganya satu juta rupiah.
“Kalau kita lihat sekarang, pemakaian Apd di RSUD Ratu Zalecha itu setiap hari nya sekitar 10 set, nah setiap satu setnya harga 2 juta,” tambahnya.
Selain itu, Rofiki juga menghimbau kepada anggota DPRD untuk bergerak nyata dalam penanganan Covid-19 bersama pemerintah.
“Jangan hanya sekedar wacana yang tidak jelas, mari kita bantu masyarakat yang sekarang dampak ekonominya lebih besar dari dampak kesehatannya,” harapnya.