TERAS7.COM – Kurang lebih 2 minggu lagi ummat Islam akan menyambut hari raya Idul Adha, salah satu tradisi dalam perayaan hari tersebut adalah ibadah kurban.
Namun jumlah hewan kurban sapi yang laku dipasaran 2 pekan jelang Idul Adhan masih dibawah tidak sampai 50 persen.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Banjar, Dondit Bekti pada awak media baru-baru ini.
“Ini adalah penurunan kebutuhan sapi untuk hewan kurban yang sudah kami prediksi sebelumnya. Jika pada tahun lalu 2 pekan jelang kurban sudah laku 60 persen, tahun ini ditengah pandemi Covid-19 jumlah hewan yang laku masih dibawah 50 persen,” ungkapnya.
Tahun ini pun sapi kurban yang disiapkan ada sekitar 1040 ekor yang berasal dari 46 titik mulai dari Kecamatan Aranio hingga Sungai Pinang, mayoritas berjenis sapi Bali.
Akan tetapi jumlah kebutuhan hewan kurban tahun ini menurun bahkan dibawah jumlah tahun sebelumnya yang mencapai 1087 ekor.
“Sudah lebih dari 80 persen sapi tersebut sudah diperiksa oleh dokter hewan dan kami pastikan seluruhnya sehat. Sapi-sapi tersebut sekarang ada di 12 titik pengumpul yang ada di Desa Cindai Alus dan Desa Tungkaran, Martapura,” sebutnya.
Dondit Bekti memastikan pemeriksaan kesehatan hewan kurban terus dilakukan sebelum hingga 3 hari pasca hari raya Idul Adha dan pihaknya menerjunkan tim yang terdiri atas 12 dokter hewan dan paramedis kesehatan.